Pelatihan, Seminar, Workshop, Lomba


26-09-2018 | Hit : 47

PELATIHAN Overall Equipment Effectiveness( OEE) RSUP DR KARIADI SEMARANG

undefinedoee

  1. LATAR BELAKANG

Peralatan kesehatan merupakan salah satu faktor penunjang yang sangat penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun di sarana pelayanan kesehatan lainnya.

Pelayanan kesehatan saat ini tidak bisa dilepaskan dari adanya teknologi kesehatan. Bahkan ada kecenderungan menggunakan teknologi terkini yang tentu dari sisi harga mempunyai selisih yang sangat mahal. Yang perlu kita pahami adalah betulkah alat tersebut urgen untuk kita miliki. Sebenarnya dengan system rujukan berjenjang yang telah dibuat oleh pemerintah, keberadaan alat alat cangih tidak perlu berada di semua rumah sakit, yang dapat menimbulkan kesan perang teknologi, tapi cukup berada di rumah sakit tertentu sesuai levelnya. Teknologi yang kita gunakan umumnya import yang teknologinya belum sepenuhnya dapat kita kuasai. Teknologi kesehatan tidak serta merta mampu meningkatkan pelayanan kesehatan dengan baik, bahkan mungkin menjadi suatu pemborosan jika alat medik yang mahal tidak dikelola dengan baik dan dimanfatkan dengan baik.

Peralatan medis sangat membutuhkan pemeliharaan dan pengawasan untuk menghindari kegagalan fungsi alat medis. Kesalahan dalam mendiagnosa dan dapat menghambat pemberian pelayanan kesehatan pada pasien. Sehingga ketepatan dalam pemeliharaan dan pengawasan sangat dibutuhkan oleh semua alat medik.

Kurang baiknya pemeliharaan peralatan medic sering kali berakibat pada pendeknya masa pakai peralatan tersebut, dan berdampak pada meningkatnya tambahan biaya yang diperlukan untuk pemeliharaan mencapai 20%-40%. Berkurangnya investasi peralatan yang dapat digunakan meningkatkan biaya pelayanan hingga 60%-80%.Di samping itu, tidak tepatnya pemilihan peralatan medic mengakibatkan meningkatnya secara bermakna biaya kesehatan yang harus ditanggung pasien.

Dalam kontrak kinerja Rumah Sakit BLU Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan salah satu yang masuk dalam perjanjian kinerja RS dengan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan. Dan untuk mendukung pengelolaan Overall Equipment Effectiveness(OEE)di Rumah Sakit yang baik maka perlu diselenggarakan “PELATIHAN Overall Equipment Effectiveness (OEE)

 

  1. TUJUAN
  • Meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepada peserta tentang pengelolaan alat medis dan penapisan usulan alat kesehatan dengan baik.
  • Memberikan pemahaman kepada peserta tentang pemilihan alat yang efektif dan efisien
  • Peserta dapat melakukan monitoring sertamembuat laporan kehandalan alat kesehatan dengan baik dan benar.

 

  1. PESERTA PELATIHAN

Peserta pelatihan berjumlah 30 orang, dengan kriteria peserta pelatihan :

  1. Direktur Umum dan Operasional.
  2. Ka BidangPenunjang dan Sarana.
  3. Ka Bagian Perencanaan.
  4. Ka Instalasi Pemeliharaan Sarana Medik / non Medik.
  5. Unit yang terkaitdengan proses penapisan, perencanaan, pengadaan, maintenance dan manajemen alat medis non medis.

 

  1. NARASUMBER

Nara Sumber berasal dari Kementrian Kesehatan

  1. Direktur Pengawasan Alkes dan PKRT Kemenkes.
  2. Kepala BPFK Jakarta.

 

  1. WAKTU PELATIHAN

Hari / tgl pelaksanaan : 15-16 Oktober 2018

Tempat                        : Aula Anggrek Diklat RSUP Dr Kariadi

                                     Jl. dr Sutomo No 16 Semarang

 

  1. JADWAL PELATIHAN

(Terlampir)

 

  1. BIAYA KONTRIBUSI PESERTA
  1. Biaya pelatihan dengan penginapan sebesar 2.850.000,- dengan fasilitas :
  • Sarapan pagi
  • Sertifkat pelatihan
  • KIT Peserta (Modul, Flasdisk, Buku dan pen)
  • Snack dan makan siang selama pelatihan
  1. Biaya pelatihan tanpa penginapan 2.500.000,- dengan fasilitas :
  • Sertifkat pelatihan
  • KIT Peserta (Modul, Flasdisk, Buku dan pen)
  • Snack dan makan siang selama pelatihan

 

 TATA TERTIB PESERTA PELATIHAN

  

  1. Kehadiran/Kepesertaan
  2. Peserta memberikan konfirmasi keikutsertaan selambat-lambatnya Senin, 24 September 2018 via telp/sms ke :

Sdri. Astri              : 085641677677

Atau email ke diklitrsdk@yahoo.co.id

  1. Pendaftaran akan ditutup bila peserta sudah memenuhi kuota.
  2. Pembiayaan

Pembayaran pelatihan dapat dilakukan dengan 2 cara :

  1. Transfer

Biaya kontribusi peserta pelatihan dapat dibayarkan melalui rekening Bank Mandiri KCP Semarang a.n. RPL 134 RSUP Dr. Kariadi, No. Rek : 135-00-94038237 dengan mencantumkan guna pembayaran pada slip penyetoran.

  1. Onsite/ditempat

Biaya pelatihan dapat dibayarkan langsung dihari pertama pelatihan pada saat registrasi.

  1. Akomodasi

Penginapan di Asrama Diklat dengan keterangan :

  1. Check in tanggal 14 Oktober 2018 mulai pukul 12.00 Wib
  2. Check out tanggal 16 Oktober 2018 sampai dengan selesai pelatihan
  3. Fasilitas sarapan pagi
  4. Jumlah kamar tidur terbatas

Navigation