Pelayanan Unggulan


21-11-2017 | Hit : 12

DR.dr. A. Gunawan Santoso, Sp. Rad (K)
DR.dr. A. Gunawan Santoso, Sp. Rad (K)

 

Unit Radiologi RSUP dr Kariadi memiliki alat canggih untuk mendiagnosa pasien penderita kasus awal stroke. Alat-alat tersebut adalah Magnetic Resonance Imaging (MRI), pemeriksaan CT scan, USG Doppler, serta foto gigi menggunakan komputer CBCT. Alat radiodiagnostik itu untuk mendeteksi kasus penderita awal stroke, transplantasi ginjal, sumsum tulang, hati, maupun penyakit yang menyerang otak manusia seperti parkinson dan alzheimer (stemcell).

DR.dr. A. Gunawan Santoso, Sp. Rad (K) mengatakan dengan adanya alat yang dipunyai tersebut, bisa memberikan pelayanan kepada pasien yang mengalami gejala stroke dengan alat berkembang. "Bagi pasien yang mengalami stroke, tumor ganas masih awal kita masih bisa pakai alat MRI. Alat tersebut bisa mendeteksi sumber penyumbatan atau terdapat pendarahan pada otak," kata DR.dr. A. Gunawan Santoso.

Selain mendiagnosis penyakit keganasan, stroke maupun kelainan pembuluh darah, tim Radiologi juga melakukan pemeriksaan CT Scan. Alat ini digunakan untuk mendiagnosis dan memonitor beragam kondisi kesehatan. "Dokter akan merekomendasikan  CT scan nanti  untuk dilakukan penindakan seperti melakukan diagnosis kelainan otot dan tulang, seperti tumor, atau penderita kencing manis atau diabetes. Untuk diabetes sendiri biasanya kaki yang mengalami luka parah," jelasnya. 

Dengan pemeriksaan CT scan dapat mengetahui bagian pembuluh yang tersumbat. Setelahnya, akan dilakukan pemasangan cincin pada kaki supaya tidak menjadi lebih parah. Adapun proses tersebut dengan melakukan bedah invasif pada bagian lipat paha. "Jadi untuk penderita kaki yang mengalami luka kita bisa melakukan tindakan medis tanpa amputasi yakni USG Doppler Vaskuler. Ya kita pasang cincin dengan melakukan bedah pada lipat paha sekitar 1 mm untuk memasuki alat selang dari kaki lutut sampai mata kaki. Nantinya dengan pemasangan tersebut bisa membuka aliran darah kaki akan lancar. Proses pemasangan sendiri memerlukan 2 jam," ungkapnya.

Dalam pelayanan kepada pasien sendiri tidak membedakan antara pasien umum dengan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Jadi semua tim medis melayani semua pasien mulai dari kasus sederhana hingga kompleks yang melibatkan tim dari Radiologi,"tandas Gunawan.

 

 

Navigation