Berita TerbaruBerita Terbaru


01-08-2016 | Hit : 231

29 Juli 2016, bertempat di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jajaran Direksi RSUP Dr. Kariadi melakukan pertemuan dengan Bapak H Ganjar Pranowo SH MIP. Dalam Audeinsi ini diperkenalkan jajaran direksi RSUP Dr. Kariadi yang baru saja dilantik oleh Kementerian Kesahatan. 

Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, Dr. Agus Suryanto, Sp.PD-KP MARS menyatakan bahwa RSUP Dr. Kariadi siap mendukung program yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Hal ini disambut baik oleh Bapak Ganjar Pranowo bahwa sinergi pemerintah daerah dan pusat mutlak diperlukan untuk membangun budaya masyarkat, apalagi membangun budaya sehat bukanlah hal yang mudah.

Audiensi RSUP Dr Kariadi

Saat ini  RSUP Dr Kariadi menerapkan strategi kebijakan proaktif yang bersinergis dengan pemerintah daerah dan teknis layanan kesehatan masyarakat.

“Kita ingin bersama-sama dengan pemerintah daerah meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat sebagai wujud sinergitas yang mendorong kemajuan Jawa Tengah. Karena RSUP Dr Kariadi merupakan satu-satunya rumah sakit yang berstandar internasional dan menjadi rujukan nasional untuk melayani masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Dr Agus Suryanto, Sp.PD-KP MARS kepada Gubernur.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menyatakan terima kasih dan menyampaikan apresiasi atas manajemen baru RSUP Dr Kariadi dan berharap sinergitas dengan pemerintah daerah baik provinsi ataupun kabupaten/kota segera direalisasikan.

“Kita ini masih punya masalah soal rujukan yang harus kita selesaikan dari hulu pelayanan kesehatan. Lihatlah AKB dan AKI di Jawa Tengah masih tinggi dan justru terjadi di kota besar seperti Semarang dan Kabupaten Brebes,” terang Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur Jawa tengah menduga dari beberapa kasus Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) akibat keterlambatan pelayanan masyarakat. Ini yang menjadi kerisauan Gubernur dan meminta RSUP Dr Kariadi untuk membagikan virus reformasi manajemen pelayanan kesehatan kepada RSUD yang ada di Pemprov Jateng dan kabupaten/kota.

Gubernur menyoroti perlunya reformasi tidak hanya pada pelayanan kesehatan tetapi juga termasuk moralitas dan integritas dari pemberi layanan medis. Gubernur menyampaikan banyak keluhan masyarakat yang masuk ke Twitternya kecewa dengan pelayanan rumah sakit.

“Ini PR kita bersama,” kata Gubernur.

Gubernur berharap sinergitas RSUP Dr Kariadi dengan Pemprov Jateng segera dituangkan dalam MoU yang lebih strategis dan teknis operasional agar dapat dirasakan langsung kepada masyarakat. Pelayanan medis bukan hanya cepat, murah dan mudah namun juga membawa misi edukasi kepada publik agar mudah mendapatkan informasi layanan kesehatan.

Oleh karena itu, MoU nanti diharapkan mampu mengakomodir kearifan lokal sebagai ekspetasi publik terhadap layanan kesehatan yang disediakan, dengan demikian negara hadir ketika masyarakat membutuhkan layanan dan informasi.

“Melalui MoU itu program RSUP Dr Kariadi dan RSUD Pemprov dan kabupaten/kota akan terintegrasi. Kalau ada ide bagus untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat segera lapor saya,” pungkas Gubernur.

 

31-10-2016 | Hit : 231

Audiensi Jajaran Direksi RSUP Dr. Kariadi dengan Gubernur Jawa Tengah.

 

Jajaran Direksi RSUP Dr. Kariadi melakukan pertemuan dengan Bapak H Ganjar Pranowo SH MIP baru-baru ini. Dalam Audeinsi ini diperkenalkan jajaran direksi RSUP Dr. Kariadi yang baru saja dilantik oleh Kementerian Kesahatan. 

Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, Dr. Agus Suryanto, Sp.PD-KP MARS menyatakan bahwa RSUP Dr. Kariadi siap mendukung program yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Hal ini disambut baik oleh Bapak Ganjar Pranowo bahwa sinergi pemerintah daerah dan pusat mutlak diperlukan untuk membangun budaya masyarkat, apalagi membangun budaya sehat bukanlah hal yang mudah.

Saat ini  RSUP Dr Kariadi menerapkan strategi kebijakan proaktif yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan teknis layanan kesehatan masyarakat.

“Kita ingin bersama-sama dengan pemerintah daerah meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat sebagai wujud sinergitas yang mendorong kemajuan Jawa Tengah. Karena RSUP Dr Kariadi merupakan satu-satunya rumah sakit yang berstandar internasional dan menjadi rujukan nasional untuk melayani masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Dr Agus Suryanto, Sp.PD-KP MARS kepada Gubernur.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menyatakan terima kasih dan menyampaikan apresiasi atas manajemen baru RSUP Dr Kariadi dan berharap sinergitas dengan pemerintah daerah baik provinsi ataupun kabupaten/kota segera direalisasikan.

“Kita ini masih punya masalah soal rujukan yang harus kita selesaikan dari hulu pelayanan kesehatan. Lihatlah AKB dan AKI di Jawa Tengah masih tinggi dan justru terjadi di kota besar seperti Semarang dan Kabupaten Brebes,” terang Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur Jawa tengah menduga dari beberapa kasus Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) akibat keterlambatan pelayanan masyarakat. Ini yang menjadi kerisauan Gubernur dan meminta RSUP Dr Kariadi untuk membagikan virus reformasi manajemen pelayanan kesehatan kepada RSUD yang ada di Pemprov Jateng dan kabupaten/kota.

Gubernur menyoroti perlunya reformasi tidak hanya pada pelayanan kesehatan tetapi juga termasuk moralitas dan integritas dari pemberi layanan medis. Gubernur menyampaikan banyak keluhan masyarakat yang masuk ke Twitternya kecewa dengan pelayanan rumah sakit.

“Ini PR kita bersama,” kata Gubernur.

Gubernur berharap sinergitas RSUP Dr Kariadi dengan Pemprov Jateng segera dituangkan dalam MoU yang lebih strategis dan teknis operasional agar dapat dirasakan langsung kepada masyarakat. Pelayanan medis bukan hanya cepat, murah dan mudah namun juga membawa misi edukasi kepada publik agar mudah mendapatkan informasi layanan kesehatan.

Oleh karena itu, MoU nanti diharapkan mampu mengakomodir kearifan lokal sebagai ekspetasi publik terhadap layanan kesehatan yang disediakan, dengan demikian negara hadir ketika masyarakat membutuhkan layanan dan informasi.

“Melalui MoU itu program RSUP Dr Kariadi dan RSUD Pemprov dan kabupaten/kota akan terintegrasi. Kalau ada ide bagus untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat segera lapor saya,” pungkas Gubernur.

Navigation