Artikel Kesehatan


18-07-2018 | Hit : 46

AYO CEGAH STROKE SEJAK DINI

Oleh dr. Suryadi, Sp. S, dokter Spesialis Neurologi dari RSUP dr. Kariadi

 

Semarang-(16/07) Sahabat Sehat, kencing manis atau kelebihan gula dalam darah (diabetes) dan darah tinggi (hipertensi) merupakan pemicu bagi penyakit stroke. Jika tidak mendapatkan penanganan serius, dua penyakit tersbut dapat menjadi bom waktu munculnya stroke. Sebab, kelebihan gula akan memicu penyumbatan pada saraf di otak, sementara hipertensi menyebabkan perdarahan di saraf.

Penyumbatan terjadi karena ada gumpalan darah di saraf akibat kencing manis. Sementara pendarahan, karena darah terpacu lebih tinggi karena naiknya hormon adrenalin pada orang dengan hipertensi. Penyumbatn dan pendarahan ini akan memengaruhi kerja saraf. Sehingga, saraf tidak bisa memerintahkan anggota badan untuk bergerak, lebih lanjut stroke menjadi kelumpuhan bagi orang yang terkena. Bila otak kanan yang sarafnya tidak bekerja, maka badan bagian kiri lumpuh. Sedangkan jika otak kiri yang terganggu, maka bagian tubuh kanan yang lumpuh.

Sahabat sehat, serangan stroke ada empat tingkatan, yakni pertama, serangan sepintas yang dapat sebuh secara alamiah tidak sampai sehari. Kedua, serangan stroke yang akan kembali lagi setelah datang, kemudian satu sampai dua jam orang terkena stroke lagi. Ketiga, stroke yang menyerang secara bertahap mulai dari lidahnya kaku, kemudian tangan, dan bagian tubuh lain sampai lumpuh. Proses ini bisa berlangsung dalam hitungan jam, sehingga dalam kejadiannya pasien kadang merasa ada kesalahan obat. Seteleh diminum, lalu menjadi parah. Kemudian keempat, stroke yang langsung menyerang seluruh tubuh yang dalam beberapa jam tidak ada perubahan.

Sahabat sehat, bagi anda yang sudah berusia lebih dari 35 tahun, sebaiknya menghindari gula, garam, dan gorengan. Upaya pencegahan stroke dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, dan juga menjaga pikiran agar tidak stres.  

Navigation