Berita Terbaru


02-05-2018 | Hit : 27

BAGAIMANA MENCEGAH OSTEOPOROSIS?

(Artikel ini disampaikan oleh dr. Ika Syamsul Huda SpPD dari RSUP dr. Kariadi)

 undefinedosteo

Semarang (01/05) – Sahabat sehat, pasti Anda pernah mendengar  tentang penyakit osteoporosis?  Osteoporosis adalah kondisi dimana kepadatan tulang berkurang secara progresif yang mengakibatkan tulang menjadi rapuh dan rentan retak.  Perempuan lebih rentan terkena osteoporosis dibandingkan laki-laki. Apalagi ketika usia sudah memasuki usia diatas 30 tahun karena pertumbuhan dan perkembangan tulang sudah mencapai batas maksimal.

Tidak ada gejala untuk penyakit tersebut atau bisa disebut silent sickness. Osteoporosis baru akan disadari penderita ketika terjatuh sedikit bisa mengalami patah tulang. Orang yang memiliki riwayat keluarga mengidap penyakit tersebut berpeluang lebih besar terkena osteoporosis. Misalnya, bapak atau ibu memiliki penyakit tersebut otomatis anaknya berpotensi memiliki risiko lebih besar  mengalami osteoporosis. Gejalanya tidak khas seperti nyeri-nyeri biasa. Tapi untuk osteoporosis bukan merupakan penyakit genetik, namun jika memiliki riwayat keluarga yang mempunyai penyakit tersebut maka potensi terkena osteoporosis lebih besar atau faktor risikonya lebih besar.

Seseorang yang mengalami osteoporosis harus segera ditangani dengan berbagai jenis terapi. Penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan, tapi kondisi kekuatan tulangnya dipertahankan agar lebih baik lagi, sehingga tidak mudah patah.

Gaya hidup tidak sehat sekarang ini seperti merokok,  minum minuman beralkohol, konsumsi makanan cepat saji, dan jarang berolahraga bisa meningkatkan faktor risiko osteoporosis. Seseorang yang sering mengonsumsi obat-obatanseperti steroid atau obat-obat yang menekan sistem imun lebih besar kemungkinan terserang pengeroposan tulang. Sangat disarankan juga untuk melakukan pemeriksaan kepadatan tulang dengan alas yang dinamakan Bone Mineral Densitometry.

Untuk pencegahan penyakit tulang tersebut bisa dilakukan dengan cara rutin berolahraga dan memberikan asupan nutrisi yang cukup terutama vitamin D dan kalsium. Olahraga yang baik tentu saja harus dilakukan secara rutin sejak dini dan nutrisinya agar perkembangan tulang lebih maksimal pada puncak pertumbuhannya. Contohnya ja;an, jogging, lari, bersepeda, renang, dan angkat beban merupakan alternatif olahraga yang baik untuk menguatkan tulang.

(Nizaar Ferdian – RSUP dr. Kariadi)

 

 

 

Navigation