Artikel Kesehatan


12-06-2015 | Hit : 639

RSUP Dr. Kariadi - Benjolan yang terdapat di daerah mata tidak boleh dianggap remeh. Sebab, jika dibiarkan kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tumor pada mata yang jika dibiarkan akan menggerogoti penglihatan.

 

Benjolan Pada Mata Harus Diwaspadai

Spesialis mata dr. Trilaksana Nugroho, M.Kes, Sp. M dari RSUP dr Kariadi mengatakan, penyebab penyakit tumor mata dikarenakan faktor genetik/keturunan. Selain itu penyakit tersebut juga bisa didapat seseorang karena radiasi sinar matahari, sinar hambur, sinar rontgen (x), infeksi virus, dan radiasi nuklir, serta berbagai makanan yang mengandung arang menyebabkan terjadinya radikal bebas.

 

Diterangkannya, seseorang harus waspada  mata terus mengalami kemampuan penglihatan dan berbagai gejala seperti, kabur, halusinasi dan ilusi penglihatan, sering menabrak karena lapang pandang menyempit, kelainan bentuk dan perubahan posisi mata harus segera diperiksakan. Terutama mereka yang memiliki riwayat keluarga yang memiliki tumor mata.

 

''Saya memberi nasihat terutama mereka yang memiliki riwayat keluarga memiliki tumor pada mata sebaiknya melakukan pemeriksaan mata. Apalagi jika mata mengalami perubahan posisi, bentuk, dan terdapat benjolan, serta fungsi penglihatan berkurang. Menghindari berbagai faktor risiko penyebab tumor mata juga harus dilakukan,'' ujarnya ketika ditemui di SMF Bagian Mata RSUP dr Kariadi, Jumat (29/5).

 

Dia menerangkan, jika terdapat kelainan bentuk dan posisi bola mata maka harus segera diperiksa. Dalam kondisi tersebut diperkirakan terdapat masa yang mendesak atau menggeser bola mata dalam jangka waktu yang lama. Mata normal memiliki area pandang sebesar 90 hingga 110 derajat. Jika terjadi desakan antar pergeseran posisi maka ruang pandang tersebut bisa terus berkurang.

 

''Jika kanker ini terlambat mendapatkan pengobatan secara dini, maka kanker ini akan terus melebar dan berisiko hingga menutupi seluruh bagian bola mata. Fatalnya jika hal ini terjadi maka mata korban tersebut akan mengalami kebutaan permanen. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama maka tumor mata bisa menyebar ke seluruh tubuh,'' imbuhnya.

 

Untuk penanganan tumor dijelaskannya bisa melalui pemberian obat dan dilakukan operasi serta perawatan lanjutan. Di RSUP dr Kariadi operasi pengangkatan tumor bisa dilakukan lebih selektif dengan menggunakan alat pisau radio frekuensi. Untuk deteksi dini sebaiknya dilakukan pemeriksaan dini dan screening pada anak yang masih berusia 1-3 tahun. Tumor yang secara dini dideteksi dan ditangani maka tingkat kesempurnaan kesembuhannya semakin tinggi.

 

''Dengan alat tersebut pengangkatan tumor bisa lebih berpresisi tinggi. Fungsinya untuk menegakan diagnosis dan yang pasti perlakuan itu untuk melindungi kesehatan. Setelah dilakukan operasi diberikan tindakan seperti kemoterapi atau radioterapi,'' tandasnya. (sr-)

Navigation