Artikel Kesehatan


16-10-2018 | Hit : 62

Berkenalan dengan si DAGUSIBU Supaya Lebih Bijak Menggunakan Obat

Artikel ini disampaikan oleh Instalasi Farmasi RSUP dr. Kariadi

Semarang (12/10) - Sahabat Sehat, pernahkah anda mendengar tentang DAGUSIBU? DAGUSIBU ini merupakan singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar, yang selalu disampaikan oleh tenaga-tenaga farmasis dan apoteker kepada pasien, keluarga pasien, bahkan masyarakat awam. Hal  ini juga dilakukan untuk menjaga keamanan dalam penggunaan obat. Perlunya dipahami secara benar oleh masyarakat luas tentang bagaimana perlakuan terhadap obat, sehingga obat dapat bekerja sebagaimana mestinya untuk menyembuhkan penyakit, bukan malah merugikan si pemakai dan lingkungan sekitar.

Nah, yuk kita berkenalan dengan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar). Dimulai dari Dapatkan obat dengan benar. Apotik, baik yang berdiri sendiri ataupun yang ada di Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik adalah tempat yang bisa kita datangi untuk mendapatkan obat dengan nonor izin edar resmi dari BPOM (bukan obat ilegal). Namun, anda tetap perlu teliti mengenai tanggal kadaluarsa obat, keadaan kemasan obat (harus dalam keadaan baik, jika ada kemasan terbuka, segera tanyakan kepada apoteker).

Selanjutnya adalah Gunakan obat dengan benar. Sahabat sehat sebaiknya menggunakan obat sesuai aturan yang tertera pada kemasan atau etiket. Tips buat sahabat sehat, yuk tanyakan selalu 5 O kepada apoteker, yaitu:

  1. Obat ini apa nama dan kandungannya?
  2. Obat ini apa khasiatnya?
  3. Obat ini berapa dosisnya?
  4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?
  5. Obat ini apa efek sampingnya?

                Tahapan selanjutnya adalah Simpan obat dengan benar. Informasi Penyimpanan obat biasanya ada di wadah obat, seperti apakah obat boleh terkena cahaya matahari langsung atau tidak. Contohnya pada tablet vitamin C yang akan berubah warna menjadi kecoklatan jika terkena cahaya matahari langsung. Selain itu perhatikan juga apakah penyimpanan obat apakah perlu disimpan di kulkas atau ruangan biasa.

Yang terakhir, namun sering kurang diperhatikan oleh masyarakat adalah membuang obat dengan benar. Obat yang kadaluarsa, rusak, ataupun sudah tidak digunakan dapat dibuang namun membuang obatpun tidak sembarangan karena bisa disalahgunakan ataupun mengganggu lingkungan sekitar. Berikut tips dari membuang obat, yaitu hilangkan semua identitas pengguna obat di wadah/ kemasan, untuk tablet/kapsul hancurkan dan campur dengan air atau tanah lalu masukkan ke wadah tertutup. Membuang obat berbentuk sirup atau cairan lain dapat dilakukan dengan campur dlu dengan air lalu buang pada saluran pembuangan. Sedangkan untuk antibiotik, campur dulu dengan air sabun, agar tidak mencemari lingkungan.

Navigation