Artikel Kesehatan


27-07-2012 | Hit : 21510

bersin.jpgJika setiap pagi anda mengalami bersin-bersin berkepanjangan (lebih dari lima kali), jangan dulu berprasangka buruk bahwa ada masalah besar di tubuh anda. Dr Yuslam Samiharja PAK dari RSUP Kariadi mengatakan, itu terjadi karena rinitis alergi. 

"Kalau terus berkepanjangan memang bisa mengganggu kualitas hidup karena mempengaruhi produktifitas baik itu dalam belajar untuk anak muda yang masih sekolah ataupun produktivitas dalam bekerja. Namun bersin di pagi hari bukanlah karena seseorang menderita penyakit tertentu," ujar Dr Yuslam Samiharja.

Bersin menurutnya merupakan salah satu pertanda ada kelainan atau penyakit di hidung. Dalam hal ini terdapat sepuluh tanda yang bisa diamati untuk memastikan hidung bermasalah atau tidak. Selain bersin, sembilan yang lain adalah gatal-gatal, pilek (keluar cairan/ingus), sumbatan, mimisan, bau, suara sengau, daya penciuman berkurang, nyeri dan kelainan bentuk.

Seseorang bisa mengalami bersin-bersin biasanya karena dipucu oleh dua hal yaitu hidung mengalami peradangan atau adanya pengaruh dari benda asing.

"Radang terjadi karena iritasi, infeksi dan alergi. Infeksi bisa muncul karena serangan virus dan gelaja yang muncul adalah gatal, bersin, pilek, hidung tersumbat, demam dan badan yang kurang enak. Orang menyebutnya sebagai terkena flu dan ini akan berlalu setelah yang bersangkutan sembuh," imbuh dr Yuslam.

Itulah yang membedakan bersin karena flu dengan bersin karena mengidap rinitis alergi yakni peradangan di hidung karena alergi atau kepekaan terhadap benda asing yang menjadi pemicu (alergen). Gejala rinitis alergi hampir sama dengan flu hanya tidak sampai disertai oleh demam.

Rinitis alergi bisa dibagi menjadi dua yaitu menetap dan kambuhan dan penyakit ini biasanya menurun. Beberapa benda yang bisa menjadi pencetus munculnya bersin adalah udara dingin, paparan debu, asap rokok, asap kendaraan dan lain sebagainya.

 

Cara pengobatan

Dr Yuslam mengatakan, terdapat empat cara pengobatan rinitis alergi yang bisa ditempuh oleh penderita. Masing-masing punya kelebihan dan kelemahan tersendiri sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau pertimbangan pribadi.

Pengobatan pertama adalah dengan penghindaran. Dalam hal ini, penderita rinitis alergi harus mengamati faktor apa yang membuat dia terus bersin-bersin. Cara ini tentu saja tidak bisa diterapkan buat penderita yang bersin karena udara dingin di pagi hari. Karena tidak mungkin manusia hidup langsung siang tanpa melewati pagi.

Untuk itu bisa dipilih alternatif pengobatan berikutnya yaitu menggunakan obat. Model tersebut menjadi yang paling banyak ditempuh oleh penderita. Namun menurut Yuslam penggunaannya harus sangat hati-hati karena bagaimanapun obat pada dasarnya adalah racun. "Pendampingan dari dokter diperlukan agar takarannya sesuai," kata Dr Yuslam.

Pengobatan ketiga adalah desensitisasi yaitu pengurangan kepekaan secara pelan-pelan. Caranya, kepada penderita justru diberikan bahan penyebab alergi dalam takaran kecil secara rutin. Proses ini membutuhkan kesabaran karena bisa memakan waktu selama bertahun-tahun. Selain itu belum seluruh bahan penyebab alergi bisa dibuat untuk pengobatan ini. Derajat kesembuhannya pun hanya berkisar antara 80-90 persen.

Terakhir adalah pengobatan dengan cara operasi. Ini dilakukan jika sumbatan yang terjadi sudah parah. Pengobatan ini bersifat paliatif yaitu mengurangi atau meringankan gejala. "Untuk bisa menentukan cara pengobatan yang tepat memang sebaiknya dilakukan pemeriksaan menyeluruh terlebih dahulu," tandas Dr Yuslam.

 

sumber : Warta Jateng

Navigation