Artikel Kesehatan


22-06-2015 | Hit : 491

Keguguran hal yang paling banyak dikhawatirkan dan ditakutkan semua ibu hamil. Gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol maupun penggunaan obat-obatan terlarang juga menjadi resiko keguguran.

 

Hal itu diungkapkan oleh, dr. Ratnasari Dwi Cahyanti, Sp.OG (K) dari RSUP Dr. Kariadi ketika ditemui, Jumat (7/11). Ratna menerangkan, keguguran terjadi saat usia kehamilan sebelum menginjak 20 minggu atau sekitar lima bulan. Ia menjelaskan, keguguran pada awal kehamilan dikarenakan embrio tidak berkembang seperti yang sepatutnya.

 

Masalah kromosom juga dikatakan adalah penyebab utama. Ia menerangkan, bayi yang sehat akan memilki 46 kromosom, 23 dari kromosom ibu dan 23 dari kromosom ayah. Kesalahan selama konsepsi dan kelainan kromosom adalah merupakan salah satu penyebab terbesar dari keguguran.

 

''Hal itu membuat pertumbuhan organ janin tidak berkembang dengan baik. Ini paling sering terjadi, keguguran terjadi lantaran janin tidak bisa hidup. Dalam beberapa kasus, janin mungkin mengalami kasus genetik yang menyebabkan kecacatan atau tidak stabil,'' ujarnya.

 

Selain itu ia menambahkan, beberapa wanita yang memang mempunyai kecenderungan keguguran biasanya memiliki leher rahim yang lemah atau mungkin beberapa masalah kesehatan yang mengarah pada terjadinya keguguran.

 

''Salah satu cara untuk mengetahui apakah wanita mempunyai masalah kesehatan adalah melalui kehamilan. Pada saat wanita mengalami kehamilan untuk pertama kalinya, ia akan mengetahui apakah ia mempunyai kecenderungan keguguran atau masalah kesehatan lain,'' katanya.

 

Ia menambahkan, merokok, penggunaan obat-obatan terlarang dan penyalahgunaan alkohol juga sangat berpengaruh penyebab keguguran. Jika usia ibu menjadi lebih dari 35 tahun risiko mengalami keguguran juga lebih tinggi.

 

''Berbagai tindakan preventif yang sebenarnya perlu dilakukan sebelum masa kehamilan tidak dilakukan. Misalnya, jika calon ibu mempunyai tekanan darah tinggi atau tiroid tinggi, hal ini dapat membuat kondisi kehamilan menjadi sangat kritis,'' tambahnya.

 

Ia mengimbau, perlu ada perhatian medis selama kehamilan seperti diet sehat dan istirahat untuk mencegah keguguran. Selain itu melakukan cek ketika awal masa kehamilan sangat penting sebagai salah satu cara untuk mencegah keguguran.

 

''Maka ada baiknya para calon ibu untuk selalu berhati-hati dalam pilihan gaya hidup mereka dan memakan makanan yang menyehatkan untuk memberikan janin kesempatan terbaik untuk memulai kehidupan dan bertahan hidup,'' tandasnya. (sr- )

Navigation