Berita Terbaru


13-01-2015 | Hit : 635

Setelah menerima predikat sebagai satker Wilayah Bebas dari Korupsi pada 12 Desember 2014, kembali bertempat di RSUP Dr. Kariadi, jajaran aparatur kesehatan di wilayah Jawa Tengah mendengungkan deklarasi Anti Korupsi. Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Kesehatan untuk melayani masyrakat dengan lebih baik. Dengan jargon 'Sehat tanpa Korupsi', jajaran kementerian kesehatan ingin mewujudkan tatanan pelayanan yang bersih dan melayani. 

Deklarasi ini disaksikan oleh Ibu Menteri Kesehatan RI, Ibu Nilla Muluk secara live yang berada di Jakarta. 

 Dikatakan Nila, setiap pemimpin di semua instansi kesehatan juga harus menjadi role model di instansi tersebut. Integritas individu dan integritas organisasi harus dijunjung tinggi agar terhindar dari masalah hukum.

”Selain itu, efisiensi anggaran juga harus dilakukan. Kebutuhan anggaran di bidang kesehatan sangatlah besar,” katanya.


Ia mengimbau, penggunaan anggaran dalam kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di setiap instansi kesehatan harus sesuai dengan undang-undang.


”Tujuan utamanya menyejahterakan masyarakat melalui kesehatan. Karena melalui masyarakat yang sehat secara tidak langsung kesejahteraan akan tercapai. Karena itu, harus memiliki perencanaan yang baik sesuai dengan visi dan misi pemerintah saat ini. Tugas itu dapat terwujud apabila seluruh jajaran dapat berkomitmen,” tuturnya.


Penolakan terhadap segala bentuk gratifikasi merupakan komitmen Kementerian Kesehatan dalam memerangi korupsi. Keberhasilan dari proses perubahan tidak terlepas dari integritas dan masing-masing individu.


”Ini yang akan saya tegaskan. Di dalam integritas itu harus terkandung nilai kejujuran, loyalitas, dan komitmen. Dan harus dilakukan dalam tindakan yang konkret,” ujarnya.

Navigation