Berita TerbaruBerita Terbaru


06-03-2019 | Hit : 68

GEJALA KANKER PARU DAN FAKTOR RISIKONYA

Oleh KSM Ilmu Penyakit Dalam RSUP dr.Kariadi

undefinedbantal

Semarang (01/03/2019) – Sahabat sehat, kanker paru adalah kondisi ketika sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh dengan luar biasa cepat, menyebabkan terbentuknya tumor. Paru-paru Anda membantu Anda bernapas dan memberikan oksigen ke seluruh tubuh Anda. Menurut WHO, kanker paru-paru adalah penyebab paling umum kematian akibat kanker. Kanker paru-paru menyebabkan ketidakmampuan tubuh dalam berfungsi, menyebabkan kualitas hidup yang buruk.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker paru adalah salah satu penyebab utama kematian yang menyebabkan 1,59 juta kematian pada tahun 2012. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat selama dekade berikutnya. Jika dokter Anda hanya mengatakan kepada Anda bahwa Anda memiliki kanker paru-paru, Anda harus mengetahui dasar-dasar penting sebelum kewalahan dengan perubahan emosional dan fisik. Kanker paru-paru ini dapat mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Sebagian besar gejala kanker paru terjadi di paru-paru, namun Anda juga mungkin mengalami gejala lain pada tubuh Anda. Hal ini karena kanker telah menyebar (dalam istilah medis disebut metastasis) ke bagian tubuh lainnya. Tingkat keparahan gejala juga berbeda. Beberapa bahkan mungkin tidak merasakan gejala atau hanya merasa lelah pada umumnya. Beberapa gejala yang harus Anda ketahui adalah:

  • Ketidaknyamanan atau nyeri pada dada
  • Batuk yang tidak hilang atau semakin memburuk dari waktu ke waktu
  • Masalah pernapasan
  • Mengi
  • Darah dalam dahak (lendir batuk dari paru-paru)
  • Suara serak
  • Masalah dalam menelan
  • Kehilangan selera makan
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan yang diketahui
  • Merasa sangat lelah
  • Peradangan atau sumbatan di paru-paru
  • Pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening dalam dada di daerah paru-paru.

Kanker paru-paru adalah kondisi yang serius yang dapat menyebabkan komplikasi fatal. Kanker paru-paru bisa menyebabkan komplikasi, seperti sesak napas, batuk darah, nyeri yang dapat disebabkan oleh kanker paru-paru tingkat lanjut, cairan di dada (efusi pleura), dan kanker yang menyebar ke bagian lain dari tubuh (metastasis).

Kemungkinan ada tanda­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu  konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Kanker paru dapat berkembang karena karsinogenik (=racun) yang masuk ke dalam paru-paru secara sengaja atau tidak. Penyebab paling umum adalah merokok, penggunaan pipa cangklong, atau cerutu. Risiko kanker paru akibat merokok akan terus meningkat selama orang itu masih merokok. Untungnya, risiko dapat diturunkan jika mereka berhenti merokok. Saat ini dikenal mutasi pada reseptor permukaan sel, seperti endothelial growth factor receptor (EGFR), sering terjadi pada wanita ras Asia dan tidak merokok. Penyebab mutasi tidak jelas diketahui, namun adanya mutasi ini berkaitan dengan hal baik mengingat adanya obat terbaru yang menghambat kerja EGFR sehingga menghambat perkembangan kanker paru.

 

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker paru?

Kanker paru bisa terjadi kepada siapa pun, tetapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Faktor risiko untuk kanker paru-paru termasuk:

  • Pernah merokok atau sedang merokok
  • Perokok pasif
  • Memiliki anggota keluarga dengan kanker paru-paru
  • Melakukan terapi radio untuk kondisi lain yang dapat mempengaruhi daerah dada
  • Kontak dengan racun seperti asbes, kromium, nikel, arsenik, jelaga, atau tar di tempat kerja
  • Terkena paparan radon di rumah atau tempat kerja
  • Hidup di lingkungan yang tercemar
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh dari genetik yang lemah atau akibat human immunodeficiency virus (HIV)
  • Menggunakan suplemen beta karoten dan menjadi perokok berat

19-03-2019 | Hit : 68

GEJALA KANKER PARU DAN FAKTOR RISIKONYA

Oleh KSM Ilmu Penyakit Dalam RSUP dr.Kariadi

undefinedparu

Semarang (01/03/2019) – Sahabat sehat, kanker paru adalah kondisi ketika sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh dengan luar biasa cepat, menyebabkan terbentuknya tumor. Paru-paru Anda membantu Anda bernapas dan memberikan oksigen ke seluruh tubuh Anda. Menurut WHO, kanker paru-paru adalah penyebab paling umum kematian akibat kanker. Kanker paru-paru menyebabkan ketidakmampuan tubuh dalam berfungsi, menyebabkan kualitas hidup yang buruk.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker paru adalah salah satu penyebab utama kematian yang menyebabkan 1,59 juta kematian pada tahun 2012. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat selama dekade berikutnya. Jika dokter Anda hanya mengatakan kepada Anda bahwa Anda memiliki kanker paru-paru, Anda harus mengetahui dasar-dasar penting sebelum kewalahan dengan perubahan emosional dan fisik. Kanker paru-paru ini dapat mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Sebagian besar gejala kanker paru terjadi di paru-paru, namun Anda juga mungkin mengalami gejala lain pada tubuh Anda. Hal ini karena kanker telah menyebar (dalam istilah medis disebut metastasis) ke bagian tubuh lainnya. Tingkat keparahan gejala juga berbeda. Beberapa bahkan mungkin tidak merasakan gejala atau hanya merasa lelah pada umumnya. Beberapa gejala yang harus Anda ketahui adalah:

  • Ketidaknyamanan atau nyeri pada dada
  • Batuk yang tidak hilang atau semakin memburuk dari waktu ke waktu
  • Masalah pernapasan
  • Mengi
  • Darah dalam dahak (lendir batuk dari paru-paru)
  • Suara serak
  • Masalah dalam menelan
  • Kehilangan selera makan
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan yang diketahui
  • Merasa sangat lelah
  • Peradangan atau sumbatan di paru-paru
  • Pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening dalam dada di daerah paru-paru.

Kanker paru-paru adalah kondisi yang serius yang dapat menyebabkan komplikasi fatal. Kanker paru-paru bisa menyebabkan komplikasi, seperti sesak napas, batuk darah, nyeri yang dapat disebabkan oleh kanker paru-paru tingkat lanjut, cairan di dada (efusi pleura), dan kanker yang menyebar ke bagian lain dari tubuh (metastasis).

Kemungkinan ada tanda­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu  konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Kanker paru dapat berkembang karena karsinogenik (=racun) yang masuk ke dalam paru-paru secara sengaja atau tidak. Penyebab paling umum adalah merokok, penggunaan pipa cangklong, atau cerutu. Risiko kanker paru akibat merokok akan terus meningkat selama orang itu masih merokok. Untungnya, risiko dapat diturunkan jika mereka berhenti merokok. Saat ini dikenal mutasi pada reseptor permukaan sel, seperti endothelial growth factor receptor (EGFR), sering terjadi pada wanita ras Asia dan tidak merokok. Penyebab mutasi tidak jelas diketahui, namun adanya mutasi ini berkaitan dengan hal baik mengingat adanya obat terbaru yang menghambat kerja EGFR sehingga menghambat perkembangan kanker paru.

 

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker paru?

Kanker paru bisa terjadi kepada siapa pun, tetapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Faktor risiko untuk kanker paru-paru termasuk:

  • Pernah merokok atau sedang merokok
  • Perokok pasif
  • Memiliki anggota keluarga dengan kanker paru-paru
  • Melakukan terapi radio untuk kondisi lain yang dapat mempengaruhi daerah dada
  • Kontak dengan racun seperti asbes, kromium, nikel, arsenik, jelaga, atau tar di tempat kerja
  • Terkena paparan radon di rumah atau tempat kerja
  • Hidup di lingkungan yang tercemar
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh dari genetik yang lemah atau akibat human immunodeficiency virus (HIV)
  • Menggunakan suplemen beta karoten dan menjadi perokok berat

Navigation