Artikel Kesehatan


23-05-2017 | Hit : 47

HIPERTENSI

Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana desakan jangka panjang dari darah terhadap dinding arteri cukup tinggi sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung.

Tekanan darah ditentukan baik oleh jumlah darah yang dipompa jantung dan jumlah resistensi terhadap aliran darah di arteri Anda. Semakin banyak darah yang dipompa jantung dan arteri Anda yang lebih sempit, semakin tinggi tekanan darah Anda.


Anda bisa memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) selama bertahun-tahun tanpa gejala apapun. Meskipun tanpa gejala, kerusakan pembuluh darah dan jantung Anda terus berlanjut dan bisa dideteksi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol meningkatkan risiko masalah kesehatan serius Anda, termasuk serangan jantung dan stroke. Tekanan darah tinggi umumnya berkembang selama bertahun-tahun, dan ini bias terjadi hampir pada semua orang. Untungnya, tekanan darah tinggi bisa dengan mudah dideteksi. Dan begitu Anda tahu Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda bisa bekerja sama dengan dokter Anda untuk mengendalikannya.

 

 

GEJALA

Kebanyakan orang dengan tekanan darah tinggi tidak memiliki tanda atau gejala, bahkan jika pengukuran tekanan darah hasilnya sangat tinggi. Beberapa orang dengan tekanan darah tinggi mungkin mengalami sakit kepala, sesak napas atau mimisan, namun tanda dan gejala ini tidak spesifik dan biasanya tidak terjadi sampai tekanan darah tinggi telah mencapai stadium yang parah atau mengancam jiwa. 

KAPAN HARUS KE DOKTER 

Anda mungkin seharusnya rutin cek Tekanan darah kepada dokter Konsultasikan kepada dokter Anda tentang tekanan darah setidaknya setiap dua tahun mulai usia 18 tahun. Jika Anda berusia 40 atau lebih, atau Anda berusia 18-39 tahun dengan risiko tinggi tekanan darah tinggi, mintalah dokter untuk cek laborat darah. Tekanan darah umumnya harus diperiksa di kedua lengan untuk mengetahui apakah ada perbedaan. Penting untuk menggunakan manset lengan ukuran yang sesuai. Dokter Anda mungkin akan merekomendasikan pengukuran tekanan darah yang lebih sering jika Anda telah didiagnosis dengan tekanan darah tinggi atau memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular lainnya. Anak-anak usia 3 tahun keatas sebaiknya dicek tekanan darahnya sebagai bagian dari pemeriksaan tahunan mereka.

Jika Anda tidak sering menemui dokter Anda, Anda mungkin bisa mendapatkan pemeriksaan tekanan darah gratis di tempat sumber kesehatan atau lokasi lain di komunitas Anda.

 

Mesin digital tekanan darah, seperti yang ditemukan di apotek, dapat memberikan informasi bermanfaat tentang tekanan darah Anda, namun mungkin ada beberapa keterbatasan. Keakuratan mesin ini tergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran manset yang benar dan penggunaan mesin yang tepat.

 

PENYEBAB

Ada dua jenis tekanan darah tinggi.

  • Hipertensi primer (esensial)

Bagi kebanyakan orang dewasa, tidak ada penyebab tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi jenis ini, yang disebut hipertensi primer (esensial), cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun.

  • Hipertensi sekunder

Beberapa orang memiliki tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya. Tekanan darah tinggi jenis ini, yang disebut hipertensi sekunder, cenderung muncul tiba-tiba dan menyebabkan tekanan darah lebih tinggi daripada hipertensi primer. Berbagai kondisi dan pengobatan dapat menyebabkan hipertensi sekunder, termasuk:

  • Obstructive sleep apnea
  • Masalah ginjal
  • Tumor kelenjar adrenal
  • Masalah tiroid
  • Cacat tertentu pada pembuluh darah Anda dilahirkan dengan (bawaan)
  • Obat-obatan tertentu, seperti pil KB, pengobatan dingin, dekongestan, penghilang rasa sakit
  • Obat-obatan terlarang, seperti kokain dan amfetamin
  • Penyalahgunaan alkohol atau penggunaan alkohol kronis

 

FAKTOR RISIKO

Tekanan darah tinggi memiliki banyak faktor risiko, diantaranya:

Usia. Risiko tekanan darah tinggi meningkat seiring bertambahnya usia. Usia paruh baya, atau sekitar usia 45, tekanan darah tinggi lebih sering terjadi pada pria. Wanita lebih cenderung mengalami tekanan darah tinggi setelah usia 65 tahun. Ras. Tekanan darah tinggi terutama terjadi pada orang kulit hitam, yang sering berkembang pada usia lebih muda daripada orang kulit putih. Komplikasi serius, seperti stroke, serangan jantung dan gagal ginjal, juga lebih sering terjadi pada orang kulit hitam. Riwayat keluarga. Tekanan darah tinggi cenderung menurun dalam keluarga.

Kelebihan berat badan atau obesitas. Semakin tinggi berat badan Anda lebih banyak darah yang Anda butuhkan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke jaringan Anda. Seiring volume darah yang beredar melalui pembuluh darah Anda meningkat, begitu pula tekanan pada dinding arteri Anda.

Tidak aktif secara fisik. Orang yang tidak aktif cenderung memiliki tingkat detak jantung yang lebih tinggi. Semakin tinggi detak jantung Anda, semakin keras jantung Anda harus bekerja dengan setiap kontraksi dan semakin kuat gaya pada arteri Anda. Kurangnya aktivitas fisik juga meningkatkan resiko kelebihan berat badan.

Menggunakan tembakau. Tidak hanya merokok atau mengunyah tembakau segera menaikkan tekanan darah Anda sementara, namun bahan kimia di tembakau dapat merusak lapisan dinding arteri Anda. Hal ini dapat menyebabkan arteri Anda menyempit, meningkatkan tekanan darah Anda. Asap rokok juga bisa meningkatkan tekanan darah. Terlalu banyak garam (sodium) dalam makanan Anda. Terlalu banyak sodium dalam makanan Anda dapat menyebabkan tubuh Anda mempertahankan cairan, yang meningkatkan tekanan darah.

Kurang Potasium dalam makanan sehari-hari. Potasium membantu menyeimbangkan jumlah sodium dalam sel Anda. Jika Anda tidak mendapatkan cukup potasium dalam makanan Anda, Anda bisa menumpuk terlalu banyak sodium dalam darah Anda.

Terlalu sedikit vitamin D dalam makanan Anda. Tidak pasti apakah terlalu sedikit vitamin D dalam makanan Anda dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Vitamin D dapat mempengaruhi enzim yang diproduksi oleh ginjal Anda yang mempengaruhi tekanan darah Anda.

Minum terlalu banyak alkohol. Seiring waktu, minum yang berat bisa merusak jantung Anda. Memiliki lebih dari dua gelas sehari untuk pria dan lebih dari satu gelas sehari bagi wanita dapat mempengaruhi tekanan darah Anda.

 

Stress. Tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara. Jika Anda mencoba untuk bersantai dengan makan lebih banyak, dengan menggunakan tembakau atau minum alkohol, Anda malah membuat tekanan darah lebih tinggi.

Kondisi kronis tertentu. Kondisi kronis tertentu juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, seperti penyakit ginjal, diabetes dan sleep apnea.

Terkadang kehamilan juga berkontribusi pada tekanan darah tinggi.

 

Meskipun tekanan darah tinggi paling sering terjadi pada orang dewasa, anak-anak mungkin berisiko juga. Bagi sebagian anak, tekanan darah tinggi disebabkan oleh masalah pada ginjal atau jantung. Tapi untuk semakin banyak anak-anak, kebiasaan gaya hidup yang buruk, seperti diet tidak sehat, obesitas dan kurang olahraga, berkontribusi pada tekanan darah tinggi.

 

KOMPLIKASI

Tekanan berlebihan pada dinding arteri Anda yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi bisa merusak pembuluh darah Anda, begitu juga organ dalam tubuh Anda. Semakin tinggi tekanan darah Anda dan makin lama semakin tidak terkendali, semakin besar kerusakannya.

 

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan:

 

Serangan jantung atau stroke. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pengerasan dan penebalan arteri (aterosklerosis), yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke atau komplikasi lainnya.

Aneurisma. Tekanan darah yang meningkat dapat menyebabkan pembuluh darah Anda melemah dan menonjol, membentuk aneurisma. Jika aneurisma pecah, itu bisa mengancam jiwa.

Gagal jantung. Untuk memompa darah melawan tekanan yang lebih tinggi pada pembuluh darah Anda, otot jantung Anda menebal. Akhirnya, otot yang menebal mungkin mengalami kesulitan memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda, yang bisa menyebabkan gagal jantung.

Lemah dan menyempit pembuluh darah di ginjal Anda. Hal ini dapat mencegah agar organ ini berfungsi normal.

Tebal, menyempit atau robek pembuluh darah di mata. Hal ini bisa mengakibatkan kehilangan penglihatan.

Sindrom metabolik.Sindrom ini adalah kumpulan kelainan metabolisme tubuh Anda, termasuk lingkar perut yang meningkat; Trigliserida tinggi; Kolesterol lipoprotein low-density (HDL) rendah, kolesterol "baik"; tekanan darah tinggi; Dan kadar Gula darah tinggi. Kondisi ini membuat Anda lebih cenderung terkena diabetes, penyakit jantung dan stroke.

Penurunan daya ingatan atau konsentrasi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol juga dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk berpikir, mengingat dan belajar. Masalah dengan konsep ingatan atau pemahaman lebih sering terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi.

 

MEMPERSIAPKAN JADWAL KONTROL

Jika Anda berpikir bahwa Anda mungkin memiliki tekanan darah tinggi, buatlah janji/jadwal dengan dokter keluarga atau penyedia layanan kesehatan untuk memeriksakan tekanan darah Anda.

Tidak ada persiapan khusus yang dibutuhkan untuk mengukur tekanan darah Anda. Anda mungkin ingin memakai kemeja lengan pendek sehingga manset tekanan darah bisa muat di sekitar lengan Anda dengan baik. Anda mungkin ingin menghindari makanan berkafein dan minuman sebelum anda melakukan pemeriksaan. Anda mungkin ingin ke toilet sebelum mengukur tekanan darah Anda.

Karena beberapa obat, seperti obat penurun panas/flu, obat nyeri, antidepresan, pil KB dan lainnya, dapat meningkatkan tekanan darah Anda, mungkin sebaiknya Anda membawa daftar obat dan suplemen yang yang anda konsumsi ketika control ke dokter. Jangan berhenti minum obat yang menurut Anda dapat mempengaruhi tekanan darah Anda tanpa saran dokter.

Karena waktu control terkadang singkat, sedangkan banyak hal yang harus didiskusikan, ada baiknya Anda mempersiapkan diri untuk kontrol Anda. Berikut adalah beberapa informasi untuk membantu Anda bersiap-siap untuk jadwal kontrol Anda, dan apa yang diharapkan dari dokter.

Apa yang bisa kamu lakukan

  • Tuliskan gejala yang Anda alami. Tekanan darah tinggi jarang menunjukkan gejala, namun merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung. Membiarkan dokter Anda tahu jika Anda memiliki gejala seperti nyeri dada atau sesak napas dapat membantu dokter Anda menentukan seberapa agresif tekanan darah tinggi Anda perlu diobati.
  • Tuliskan informasi pribadi yang penting, termasuk riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, stroke atau diabetes, dan yang berkaitan dengan stress atau perubahan pola hidup belakangan ini.
  • Buat daftar semua obat, vitamin atau suplemen yang Anda konsumsi.
  • Bawa serta anggota keluarga atau teman, jika memungkinkan. Terkadang sulit mengingat semua informasi yang diberikan kepada Anda selama konsultasi dengan dokter. Seseorang yang menemanii Anda mungkin dapatmengingat sesuatu yang Anda lewatkan atau lupakan.
  • Bersiaplah untuk berdiskusi mengenai diet dan olahraga Anda. Jika Anda belum mengikuti diet atau olahraga rutin, bersiaplah untuk berbicara dengan dokter Anda tentang tantangan yang mungkin Anda hadapi saat memulai.
  • Tuliskan pertanyaan untuk ditanyakan ke dokter.

Waktu konsultasi Anda dengan dokter Anda terbatas, jadi menyiapkan daftar pertanyaan akan membantu Anda memaksimalkan pertemuan tersebut. Urutkan pertanyaan Anda dari hal yang paling penting hingga paling tidak penting. Untuk tekanan darah tinggi, beberapa pertanyaan mendasar yang harus ditanyakan kepada dokter Anda meliputi:

  • Tes apa yang akan saya butuhkan?
  • Apakah saya memerlukan obat?
  • Makanan apa yang harus saya makan atau hindari?
  • Seperti apa aktivitas fisik yang sesuai?
  • Seberapa sering saya perlu membuat jadwal control untuk memeriksa tekanan darah saya?
  • Haruskah saya memantau tekanan darah saya di rumah?
  • Apa terapi alternatif utama yang Anda sarankan?
  • Saya memiliki masalah kesehatan lainnya. Bagaimana cara terbaik untuk mengelolanya?
  • Apakah ada batasan yang harus saya ikuti?
  • Haruskah saya bertemu dengan spesialis?
  • Apakah ada alternatif obat generik yang Anda resepkan untuk saya?
  • Apakah ada brosur atau materi cetak lain yang bisa saya bawa pulang?
  • Situs web apa yang Anda rekomendasikan untuk dikunjungi?

Selain pertanyaan yang telah Anda siapkan untuk dokter Anda, jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan selama control ketika Anda tidak mengerti tentang suatu hal.

Apa yang diharapkan dari dokter Anda

Dokter Anda mungkin akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada Anda. Siaplah untuk menjawabnya, mungkin perlu waktu lebih untuk membahas semua hal yang Anda inginkan. Dokter Anda mungkin bertanya:

 

  • Apakah Anda memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi atau penyakit jantung?
  • Bagaimana kebiasaan diet dan olahraga Anda?
  • Apakah Anda minum alkohol? Berapa banyak minuman yang Andaminum dalam seminggu?
  • Apakah Anda merokok?
  • Kapan terakhir kali Anda memeriksa tekanan darah Anda? Bagaimana pengukuran tekanan darah tersebut?

Apa yang bisa Anda lakukan untuk sementara

Tidak ada kata terlalu dini untuk melakukan perubahan gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok, mengonsumsi makanan sehat dan menjadi lebih aktif secara fisik. Ini merupakan garis pertahanan utama melawan tekanan darah tinggi dan komplikasinya, termasuk serangan jantung dan stroke.

 

PEMERIKSAAN DAN DIAGNOSIS

Untuk mengukur tekanan darah Anda, dokter atau dokter spesialis Anda biasanya akan memasangkan manset di lengan Anda dan mengukur tekanan darah Anda menggunakan alat ukur tekanan darah.

Tekanan darah dibaca dengan satuan milimeter merkuri (mmHg), memiliki dua angka. Nomor pertama, atau atas, mengukur tekanan di arteri Anda saat jantung berdetak (tekanan sistolik). Yang kedua, atau lebih rendah, mengukur tekanan di arteri  antara detak (tekanan diastolik).

Pengukuran tekanan darah dibagi menjadi empat kategori umum:

  • Tekanan darah normal. Tekanan darah Anda normal jika berada di bawah 120/80 mmHg.
  • Prehipertensi. Prehipertensi adalah tekanan sistolik yang berkisar antara 120 sampai 139 mmHg atau tekanan diastolik yang berkisar antara 80 sampai 89 mmHg. Prehipertensi cenderung memburuk seiring berjalannya waktu.
  • Hipertensi stadium 1. Hipertensi stadium 1 adalah tekanan sistolik yang berkisar 140 sampai 159 mmHg atau tekanan diastolik berkisar antara 90 sampai 99 mmHg.
  • Hipertensi Stadium 2. Hipertensi yang lebih parah, hipertensi stadium 2 adalah tekanan sistolik 160 mmHg atau lebih tinggi atau tekanan diastolik 100 mmHg atau lebih tinggi.

Kedua angka dalam tekanan darah penting. Tapi setelah usia 60, tekanan sistolik bahkan lebih signifikan. Hipertensi sistolik terisolasi adalah suatu kondisi di mana tekanan diastolik normal (kurang dari 90 mmHg) namun tekanan sistolik tinggi (lebih besar dari 140 mmHg). Ini adalah jenis tekanan darah tinggi yang umum didapatkan pada orang-orang yang berusia lebih dari 60 tahun.

Dokter Anda kemungkinan akan menggunakan dua sampai tiga kali pengukuran tekanan darah masing-masing pada tiga atau lebih jadwal kontrol terpisah sebelum mendiagnosis Anda dengan tekanan darah tinggi. Hal ini karena tekanan darah biasanya bervariasi sepanjang hari, dan terkadang secara khusus saat berkunjung ke dokter, kondisi demikian disebut white coat hypertension. Tekanan darah Anda harus diukur di kedua lengan untuk menentukan apakah ada perbedaan. Penting untuk menggunakan manset lengan ukuran yang sesuai. Dokter Anda mungkin meminta Anda untuk mencatat tekanan darah Anda di rumah dan di tempat kerja untuk memberikan informasi tambahan.

Dokter Anda mungkin menyarankan tes pemantauan tekanan darah 24 jam yang disebut pemantauan tekanan darah ambulatori. Perangkat yang digunakan untuk tes ini mengukur tekanan darah Anda secara berkala selama 24 jam dan memberikan gambaran yang lebih akurat tentang perubahan tekanan darah rata-rata selama siang dan malam. Namun, perangkat ini tidak tersedia di semua pusat kesehatan, dan jarang didapatkan.

Jika Anda memiliki jenis tekanan darah tinggi, dokter Anda akan meninjau riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik.

Dokter Anda mungkin juga merekomendasikan melakukan tes rutin, seperti tes urine (urinalisis), tes darah, tes kolesterol dan elektrokardiogram - tes yang mengukur aktivitas listrik jantung Anda. Dokter Anda mungkin juga merekomendasikan tes tambahan, seperti echocardiogram, untuk memeriksa lebih banyak tanda penyakit jantung.

Mengukur tekanan darah Anda di rumah

Cara untuk memeriksa apakah terapi tekanan darah Anda bekerja, atau untuk mendiagnosis tekanan darah tinggi yang memburuk, adalah dengan memantau tekanan darah Anda di rumah. Monitor tekanan darah di rumah terjangkau dan mudah, dan Anda tidak memerlukan resep untuk membelinya. Bicaralah dengan dokter Anda tentang bagaimana memulainya. Pemantauan tekanan darah di rumah bukanlah pengganti kunjungan ke dokter Anda, dan monitor tekanan darah di rumah mungkin memiliki beberapa keterbatasan.

 

PENATALAKSANAAN DAN OBAT-OBATAN

Mengubah gaya hidup Anda merupakan salah satu cara untuk mengendalikan tekanan darah tinggi. Dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk makan makanan yang sehat dengan sedikit garam, berolahraga secara teratur, berhenti merokok dan menjaga berat badan. Namun terkadang perubahan gaya hidup saja tidak cukup.

Selain diet dan olahraga, dokter Anda mungkin menyarankan konsumsi obat untuk menurunkan tekanan darah.

Tujuan pengobatan tekanan darah Anda bergantung pada seberapa sehat Anda.

Tujuan pengobatan tekanan darah *

Kurang dari 150/90 mmHg

Jika Anda dewasa sehat berusia 60 tahun atau lebih

Kurang dari 140/90 mmHg

Jika Anda dewasa sehat kurang dari 60 tahun

Kurang dari 140/90 mmHg

Jika memiliki penyakit ginjal kronik, diabetes atau penyakit arteri koroner atau risiko tinggi mengalami penyakit arteri koroner

* Meskipun 120/80 mmHg atau lebih rendah adalah tekanan darah ideal, dokter tidak yakin apakah Anda memerlukan terapi/pengobatan untuk mencapai tingkat tersebut.

Jika Anda berusia 60 atau lebih, dan menggunakan obat-obatan yang menghasilkan tekanan darah sistolik yang lebih rendah (misalnya kurang dari 140 mmHg), obat Anda tidak perlu diubah kecuali jika hal tersebut menyebabkan efek negatif pada kesehatan atau kualitas hidup Anda.

Dan juga, orang yang berusia lebih dari 60 tahun biasanya memiliki hipertensi sistolik terisolasi - bila tekanan diastolik normal tapi tekanan sistolik tinggi.

Kategori obat yang diresepkan dokter Anda tergantung pada pengukuran tekanan darah dan masalah medis yang Anda miliki lainnya.

Obat untuk mengobati tekanan darah tinggi

  • Diuretik thiazide. Diuretik, kadang-kadang disebut pil air, adalah obat yang bekerja pada ginjal untuk membantu tubuh Anda mengurangi sodium dan air, mengurangi volume darah.

 

Diuretik thiazid seringkali merupakan pilihan obat tekanan darah tinggi yang pertama namun bukan satu-satunya. Diuretik thiazide meliputi hydrochlorothiazide (Microzide), chlorthalidone dan lain-lain.

 

Jika Anda tidak minum diuretik dan tekanan darah Anda tetap tinggi, bicarakan dengan dokter Anda untuk menambah satu obat atau mengganti obat yang saat ini Anda pakai dengan diuretik. Diuretik atau penghambat saluran kalsium dapat bekerja lebih baik pada orang kulit hitam dan lanjut usia daripada penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE) saja. Efek samping yang umum dari diuretik adalah peningkatan buang air kecil.

 

  • Beta Bloker. Obat-obat ini mengurangi beban kerja jantung Anda dan melebarkan pembuluh darah Anda, menyebabkan jantung Anda berdetak lebih lambat dan dengan kekuatan lebih rendah. Beta blocker meliputi acebutolol (Sectral), atenolol (Tenormin) dan lain-lain.

Bila diresepkan sendiri, beta blocker tidak bekerja dengan baik, terutama pada orang kulit hitam dan lanjut usia, namun lebih efektif bila dikombinasikan dengan obat tekanan darah lainnya.

 

  • Penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE). Obat-obatan ini seperti lisinopril (Zestril), benazepril (Lotensin), kaptopril (kapten) dan lainnya, membantu merelaksasi pembuluh darah dengan menghalangi pembentukan zat kimia alami yang mempersempit pembuluh darah. Orang dengan penyakit ginjal kronis mungkin mendapat manfaat darikonsumsi inhibitor ACE sebagai salah satu obat mereka.
  • Penghambat reseptor angiotensin II (ARBs). Obat-obat ini membantu merelaksasi pembuluh darah dengan memblok mekanisme kerja, bukan pembentukan zat kimia alami yang mempersempit pembuluh darah. ARB termasuk candesartan (Atacand), losartan (Cozaar) dan lain-lain. Orang dengan penyakit ginjal kronis mungkin mendapat manfaat dari konsumsi ARB sebagai salah satu obatnya.

 

  • Penghambat saluran kalsium Obat-obatan ini - termasuk amlodipin (Norvasc), diltiazem (Cardizem, Tiazac, lainnya) dan lainnya - membantu merelaksasi otot-otot pembuluh darah Anda. Beberapa memperlambat detak jantung Anda. Penghambat saluran kalsium dapat bekerja lebih baik pada orang kulit hitam dan lebih tua daripada konsumsi penghambat ACE saja.

Jus jeruk bali (grapefruit juice) dapat berinteraksi dengan beberapa penghambat saluran kalsium, meningkatkan kadar obat dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping. Bicaralah dengan dokter atau apoteker Anda jika Anda khawatir dengan interaksi obat.

 

  • Penghambat renin. Aliskiren (Tekturna) menurunkan produksi renin, enzim yang diproduksi oleh ginjal Anda yang memulai serangkaian langkah kimiawi yang meningkatkan tekanan darah.

Tekturna bekerja dengan cara mengurangi kemampuan renin untuk memulai proses ini. Karena risiko komplikasi serius, termasuk stroke, sebaiknya Anda tidak menggunakan aliskiren dengan ACE inhibitor atau ARB.

Obat tambahan kadang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi

Jika Anda mengalami kesulitan mencapai sasaran tekanan darah Anda dengan kombinasi obat di atas, dokter Anda mungkin meresepkan:

  • Penghambat alfa (Alpha Blocker). Obat ini menurunkani impuls saraf ke pembuluh darah, mengurangi efek zat kimia alami yang mempersempit pembuluh darah. Alpha blocker termasuk doxazosin (Cardura), prazosin (minipress) dan lain-lain.
  • Alpha-beta blocker. Selain mengurangi impuls saraf ke pembuluh darah, penghambat alpha-beta memperlambat detak jantung untuk mengurangi jumlah darah yang harus dipompa melalui pembuluh darah. Alpha-beta blocker termasuk carvedilol (Coreg) dan labetalol (Trandate).
  • Agen perantara (Central-acting agent). Obat ini menghalangi otak Anda dari sinyal sistem saraf untuk meningkatkan detak jantung dan mempersempit pembuluh darah Anda. Contohnya termasuk clonidine (Catapres, Kapvay), guanfacine (Intuniv, Tenex) dan methyldopa.
  • Vasodilator. Obat-obat ini, termasuk hydralazine dan minoxidil, bekerja langsung pada otot-otot dinding arteri Anda, mencegah otot-otot kontraksi dan arteri menyempit.
  • Antagonis aldosteron. Contohnya adalah spironolakton (Aldactone) dan eplerenon (Inspra). Obat-obatan ini menghambat efek kimia alami yang dapat menyebabkan retensi garam dan cairan, yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

 

Untuk mengurangi jumlah dosis obat sehari-hari yang Anda butuhkan, dokter Anda mungkin meresepkan kombinasi obat dosis rendah daripada dosis satu obat yang lebih tinggi. Sebenarnya, dua atau lebih obat tekanan darah seringkali lebih efektif daripada satu. Terkadang menemukan obat atau kombinasi obat yang paling efektif adalah masalah trial and error.

Merubah gaya Hidup untuk mengobati tekanan darah tinggi

Tidak peduli obat apa yang diresepkan dokter Anda untuk mengobati tekanan darah tinggi Anda, Anda harus merubah gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah Anda.

Dokter Anda mungkin merekomendasikan beberapa perubahan gaya hidup, termasuk:

  • Mengonsumsi makanan yang lebih sehat dengan sedikit garam (Diet untuk Menghentikan Hipertensi, atau DASH, diet)
  • Berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok
  • Membatasi jumlah alkohol yang Anda minum
  • Menjaga berat badan ideal atau menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas

Hipertensi resisten: Bila tekanan darah Anda sulit dikendalikan

Jika tekanan darah Anda tetap tinggi meskipun mengkonsumsi setidaknya tiga jenis obat tekanan darah tinggi, salah satunya biasanya diuretik, Anda mungkin memiliki hipertensi resisten. Orang yang memiliki tekanan darah tinggi terkontrol namun mengkonsumsi empat jenis obat pada saat yang bersamaan untuk mencapai kontrol tersebut juga dianggap memiliki hipertensi resisten. Kemungkinan penyebab sekunder tekanan darah tinggi harus dipertimbangkan.

Memiliki hipertensi resisten tidak berarti tekanan darah Anda tidak akan pernah menjadi lebih rendah. Sebenarnya, jika Anda dan dokter Anda dapat mengidentifikasi apa yang ada di balik tekanan darah tinggi Anda yang terus-menerus, ada kemungkinan Anda bisa mencapai tujuan Anda dengan bantuan pengobatan yang lebih efektif.

Dokteratau Spesialis hipertensi Anda dapat mengevaluasi apakah obat dan dosis yang Anda minum untuk tekanan darah tinggi Anda sesuai. Anda mungkin harus menyesuaikan obat Anda untuk menghasilkan kombinasi dan dosis yang paling efektif. Menambahkan antagonis aldosteron seperti spironolakton (Aldactone) dapat mengontrol hipertensi resisten. Beberapa terapi eksperimental seperti ablasi frekuensi radio kateter dari saraf simpatik renal (denervasi ginjal) dan rangsangan listrik dari barometer otomatotensin masih dalam penelitian.

Selain itu, Anda dan dokter Anda dapat meninjau obat yang Anda pakai untuk kondisi lain. Beberapa obat, makanan atau suplemen dapat memperburuk tekanan darah tinggi atau mencegah pengobatan tekanan darah tinggi Anda bekerja dengan efektif. Jadilah lebih terbuka dan jujur dengan dokter Anda tentang semua obat atau suplemen yang Anda minum.

Jika Anda tidak minum obat tekanan darah tinggi seperti yang diberikan, tekanan darah Andalah yangakan membayarnya. Jika Anda melewatkan minum obat karena Anda tidak mampu membeli obat, karena efek samping atau karena Anda lupa minum obat, bicarakan dengan dokter tentang solusinya. Jangan mengubah pengobatan Anda tanpa bimbingan dokter Anda.

 

GAYA HIDUP DAN PENGOBATAN DI RUMAH

Perubahan gaya hidup dapat membantu Anda mengendalikan dan mencegah tekanan darah tinggi, bahkan jika Anda menggunakan obat tekanan darah. Inilah yang bisa Anda lakukan:

  • Makan makanan sehat. Makanlah makanan yang sehat. Cobalah Diet untuk Diet Hipertensi (DASH), yang menekankan buah, sayuran, biji-bijian, unggas, ikan dan makanan olahan susu rendah lemak. Konsumsi banyak potasium, yang bisa membantu mencegah dan mengendalikan tekanan darah tinggi. Makan sedikit lemak jenuh dan lemak trans.
  • Kurangi garam dalam makanan Anda. Tingkat natrium yang lebih rendah - 1.500 miligram (mg) sehari - sesuai untuk orang berusia 51 tahun atau lebih, dan individu dari segala usia yang berkulit hitam atau yang memiliki hipertensi, diabetes atau penyakit ginjal kronis.

Jika tidak, orang sehat bisa mengkonsumsi 2.300 mg sehari atau kurang. Meskipun Anda dapat mengurangi jumlah garam yang Anda makan dengan meletakkan saltshaker, biasanya Anda juga harus memperhatikan jumlah garam yang ada dalam makanan olahan yang Anda makan, seperti sup kaleng atau makan malam yang dibekukan.

  • Pertahankan berat badan yang sehat. Menjaga berat badan yang sehat, atau menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko masalah kesehatan terkait. Jika Anda kelebihan berat badan, penurunan hanya 5 pound (2,3 kilogram) bisa menurunkan tekanan darah Anda.
  •  Meningkatkan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda, mengatasi stres, mengurangi risiko beberapa masalah kesehatan dan menjaga agar berat badan tetap terkendali.

Bagi kebanyakan orang dewasa yang sehat, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (the Department of Health and Human Services ) merekomendasikan agar Anda menggunakan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas aerobik sedang atau 75 menit seminggu dengan aktivitas aerobik yang kuat, atau kombinasi atau aktivitas sedang dan kuat. Usahakan melakukan latihan penguatan otot setidaknya dua hari dalam seminggu.

  • Batasi alkohol. Bahkan jika Anda sehat, alkohol bisa meningkatkan tekanan darah Anda. Jika Anda memilih untuk minum alkohol, konsumsi secukupnya. Untuk orang dewasa sehat, itu berarti minum satu gelas sehari untuk wanita dari segala umur dan pria yang lebih tua dari usia 65, dan sampai dua gelas sehari untuk pria berusia 65 dan lebih muda. Satu minuman sama dengan 12 ons bir, 5 ons anggur atau 1,5 ons dari 80-minuman keras.
  • Jangan merokok Tembakau dapat melukai dinding pembuluh darah dan mempercepat proses pengerasan dinding arteri. Jika Anda merokok, mintalah dokter untuk membantu Anda berhenti merokok.
  • Mengelola stres. Kurangi stres sebisa mungkin. Lakukan teknik coping yang sehat, seperti relaksasi otot, pernapasan dalam atau meditasi. Melakukan aktivitas fisik yang teratur dan banyak tidur bisa membantu juga.
  • Pantau tekanan darah Anda di rumah. Pemantauan tekanan darah di rumah dapat membantu Anda menjaga tekanan darah Anda, lihat apakah obat sudah bekerja, dan bahkan mengingatkan Anda dan dokter Anda untuk memantau komplikasi yang mungkin terjadi. Pemantauan tekanan darah di rumah bukanlah pengganti kunjungan kontrol ke dokter Anda, dan pemantauan tekanan darah di rumah mungkin memiliki beberapa keterbatasan. Jika tekanan darah Anda normal, jangan berhenti atau mengganti obat Anda atau mengubah diet Anda tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Jika tekanan darah Anda terkendali, Anda mungkin bisa melakukan lebih sedikit kunjungan ke dokter j  ika Anda memantau tekanan darah Anda di rumah.

  • Latih relaksasi dan bernafas dalam. Berlatihlah untuk menarik napas dalam dan lambat untuk membantu rileks. Ada beberapa perangkat yang tersedia yang melatih pernapasan yang lambat dan dalam. Namun, patut dipertanyakan apakah perangkat ini memiliki efek signifikan dalam menurunkan tekanan darah Anda.
  • Kontrol tekanan darah selama kehamilan. Jika Anda seorang wanita dengan tekanan darah tinggi, diskusikan dengan dokter Anda cara mengendalikan tekanan darah Anda selama kehamilan.

 

PENGOBATAN ALTERNATIF

Meskipun diet dan olahraga adalah metode yang paling tepat untuk menurunkan tekanan darah Anda, beberapa suplemen juga dapat membantu menurunkannya. Namun, dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk mengetahui potensi manfaatnya. Ini meliputi:

  • Serat, seperti psyllium dan gandum
  • Mineral seperti magnesium, kalsium dan potassium
  • Asam folat
  • Suplemen atau produk yang meningkatkan oksida nitrat atau memperlebar pembuluh darah (vasodilator), seperti kakao, koenzim Q10, L-arginin atau bawang putih.
  • Asam lemak omega-3, ditemukan pada ikan berlemak, suplemen minyak ikan atau biji rami

Meskipun lebih baik memasukkan suplemen ini dalam diet Anda sebagai makanan, Anda juga bisa mengonsumsi pil suplemen atau kapsul. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menambahkan suplemen ini ke pengobatan tekanan darah Anda. Beberapa suplemen bisa berinteraksi dengan obat-obatan, sehingga menimbulkan efek samping yang berbahaya, seperti peningkatan risiko pendarahan yang bisa berakibat fatal.

Anda juga bisa melatih teknik relaksasi, seperti pernapasan dalam atau meditasi, untuk membantu Anda rileks dan mengurangi tingkat stres Anda. Praktik ini untuk sementara dapat mengurangi tekanan darah Anda.

 

PERLINDUNGAN DAN DUKUNGAN

Tekanan darah tinggi bukanlah masalah yang bisa Anda obati dan kemudian diabaikan. Ini adalah kondisi yang perlu Anda kelola selama sisa hidup Anda. Untuk mengendalikan tekanan darah Anda:

  • Bawa obat Anda dengan benar. Jika efek samping atau biaya menimbulkan masalah, jangan berhenti minum obat Anda. Tanyakan kepada dokter Anda tentang alternative pilihan lain.
  • Jadwalkan kunjungan dokter teratur. Dibutuhkan usaha bersama untuk mengobati tekanan darah tinggi dengan sukses. Dokter Anda tidak bisa melakukannya sendiri, dan Anda pun tidak bisa. Bekerjalah dengan dokter Anda untuk membuat tekanan darah Anda ke tingkat yang aman, dan tetap di angka tersebut.
  • Melakukan kebiasaan sehat. Makan makanan sehat, kurangi kelebihan berat badan dan lakukan aktivitas fisik secara teratur. Batasi alkohol. Jika Anda merokok, berhenti merokok.
  • Mengelola stres. Katakan tidak pada tugas ekstra, lepaskan pikiran negatif, pertahankan hubungan baik, dan tetap sabar dan optimis.

Perubahan gaya hidup bisa jadi sulit, terutama jika Anda tidak melihat atau merasakan gejala tekanan darah tinggi. Jika Anda membutuhkan motivasi, ingatlah risiko yang terkait dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Anda juga dapat meminta dukungan dari keluarga dan teman Anda

Navigation