Artikel Kesehatan


18-07-2018 | Hit : 35


Jaga Kesehatan Gigi Selama Hamil

Oleh drg. Maria Regis Aswita, dokter gigi dari RSUP dr. Kariadi

 undefinedgigiku

Semarang-(18/07) Sahabat sehat, menjaga kesehatan gigi selama kehamilan tetap penting, sebab mayoritas ibu hamil cenderung kurang memperhatikan kebersihan rongga mulut. Itu lantaran dipengaruhi perubahan sistem hormonal dan vaskular bersamaan dengan faktor iritasi lokal di dalam rongga mulut.

Apabila kebersihan rongga mulut tidak diperhatikan pada masa kehamilan, bisa terjadi kelainan-kelainan di rongga mulut. Sebenarnya perawatan gigi dan mulut pada masa kehamilan relatif aman, namun tetap perlu memperhatikan perlindungan ibu hamil dan calon bayi yang sedang berkembang. Terkadang dokter gigi menunda perawatan gigi dan mulut pada triwulan pertama dan akhir triwulan ketiga dengan pertimbangan riwayat medis ibu hamil.

Kerentanan terhadap gingivitis atau radang gusi selama kehamilan, biasanya dimulai bulan kedua kehamilan dan memuncak pada bulan kedelapan dan secara bertahap berkurang pada bulan kesembilan hingga setelah persalinan.

Waktu perawatan gigi yang terbaik adalah pada triwulan kedua. Konsultasi dengan dokter ahli kandungan sebaiknya dilakukan apabila ibu hamil memiliki risiko terhadap perawatan yang akan dilakukan.

Lama kehamilan kurang lebih 280 hari atau 40 minggu. Kehamilan dibagi dalam tiga bagian yang sama atau triwulan. Masing-masing 13 minggu atau tiga bulan kalender. Pada triwulan pertama kehamilan, biasanya ibu merasa lesu, mual, kadang muntah-muntah. Pada triwulan kedua rasa lesu, mual dan muntah-muntah berkurang.

Hal tersebut bisa menyebabkan pregnancy gingivitis, yaitu peradangan gusi yang ditandai dengan kemerahan di gusi, bengkak, dan lebih rentan berdarah karena meningkatnya hormon seks wanita dan vaskularisasi gingiva, sehingga memberikan respon yang berlebihan tehadap faktor iritasi lokal.

Faktor iritasi lokal dapat berupa plak, sisa makanan, karang gigi, karies dan permukaan akar gigi yang kasar atau tajam. Kehamilan bukan penyebab langsung dari pregnancy gingivitis, tetapi tergantung kebersihan mulut pasien. Tumor kehamilan atau epulis gravidarum, yaitu massa benjolan bertangkai (tidak menyatu seutuhnya pada dasar gusi), merah, halus, berkembang di sela gigi dan sering terlihat pada gigi anterior rahang atas. Benjolan biasanya berkembang selama triwulan kedua. Bahkan, terkadang menunjukkan perkembangan yang cepat, dengan diameter lebih besar dari 2 mm. Itu dapat mengganggu kenyamanan dan estetik. Penurunan ukuran akan terjadi segera setelah melahirkan.

Navigation