Berita Terbaru


29-04-2019 | Hit : 24

Jaga Lingkungan dari Nyamuk DBD

Dr Muchlis AU Sofro SpPD-KPTI FINASIM dari RSUP dr Kariadi Semarang

undefinednyamuk

 

Musim hujan yang terus bergulir menyebabkan banyaknya tempat lembab dan menjadi sarang nyamuk. Agar lingkungan rumah dan sekitar terbebas dari nyamuk Aedes aegypti, Anda perlu mengetahui beberapa fakta mengenai nyamuk penyebab demam berdarah tersebut, seperti kapan waktu aktif dan tempat-tempat bersarangnya.

Nyamuk Aedes aegypti biasanya aktif antara pukul 08.00 - 12.00 dan sore pukul 15.00 - 17.00. Nyamuk betinanya memiliki kebiasaan mengisap darah berkali-kali dan berpindah-pindah dari satu orang ke orang lain. Pada jam aktifnya tersebut, manusia sebagai sumber makanannya juga dalam keadaan aktif (bekerja atau sekolah). Nyamuk yang sulit mengisap darah hingga kenyang ini berpindah-pindah dari satu orang ke orang lain, sehingga penularan demam berdarah dengue (DBD) terjadi pada jam aktif kita beraktivitas, termasuk pada anak-anak saat sekolah ataupun di rumah. Berikutnya yang perlu Anda waspadai adalah tempat-tempat yang nyaman bagi nyamuk untuk bersarang. Tentunya tempat-tempat yang menampung air seperti bak mandi, WC, kolam ikan, dan sumur gali, berpotensi sebagai sarang nyamuk. Namun bukan berarti tempat yang menampung air dalam volume kecil luput dari nyamuk. Anda pun harus seringsering mengganti atau membuangnya. Seperti vas bunga, potongan bambu yang menampung air, ember penampung air dari AC, kaleng, botol, dan tempat pembuangan air pada kulkas. Rumah yang berantakan pun tak luput dari tempat perkembangbiakan nyamuk. Contohnya tumpukan baju atau tempat menggantung pakaian. Apalagi pakaian yang digantung hingga bertumpuk-tumpuk, akan menciptakan kondisi lebih lembap. Bila telur-telur nyamuk berada di tempat dengan kelembapan tinggi, akan menetas lebih cepat. Menutup tempat penampungan air, rutin membuang dan mengganti penampung air seperti vas bunga dan lainnya, serta membersihkan rumah, wajib dilakukan untuk menghindari perkembangbiakan nyamuk. Tidak menggantung pakaian yang telah dipakai, apalagi sampai bertumpuk-tumpuk dan berhari-hari juga tidak disarankan, karena nyamuk senang berada di tempat-tempat yang bau manusia. Hal lain yang juga menjadi sarang nyamuk adalah banyaknya penggunaan wadah plastik. Wadah plastik yang dibuang sembarangan atau tergeletak begitu saja di area luar rumah, bisa menjadi tempat air menggenang, dan kondisi ini disukai nyamuk. Selain merusak lingkungan, penggunaan wadah plastik juga bisa menjadi tempat yang nyaman bagi nyamuk untuk berkembang biak. Jadi, menghindari atau mengurangi penggunaan plastik tidak hanya bentuk tindakan mengurangi sampah, tapi juga mengurangi tempat nyamuk bersarang.

Ketika kita menghadapi gejala demam akut, jangan langsung buru-buru menyimpulkan bahwa yang kita alami adalah gejala DB. Karena ada beberapa penyakit yang memungkinkan bila mengalami gejala demam tinggi. Yakni demam typhoid atau tipes, leptospirosis, malaria, infeksi saluran kemih, dan demam berdarah. Nah, penyakitpenyakit tersebut (kecuali malaria) baru terdeteksi dalam darah pada hari kelima. Jadi bila pasien melakukan cek darah pada hari ketiga ia demam, infeksinya belum terdeteksi dalam darah.. Gejala DB seperti suhu badan sangat tinggi (bisa mencapai 41 derajat celcius), menggigil, sakit kepala, mual, muntah, nyeri, dan muncul bintik-bintik merah, bisa muncul sejak demam hari pertama, biasanya baru memperlihatkan positif DB dalam darah pada hari kelima. Jika ada pasien rawat inap dengan gejala DB atau tipes, bila hari ketiga dilakukan cek darah masih negatif (terhadap DB ataupun tipes), maka pada hari kelima harus dilakukan cek darah lagi. Yang biasanya tidak kita sadari adalah sebagai orang awam, timbul pertanyaan mengapa harus dilakukan cek darah hingga berulang? Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, hal tersebut karena sebelum hari kelima, infeksi dalam darah belum terlihat; dan oleh karena baru terlihat pada hari kelima, makanya dilakukan cek darah ulang untuk benarbenar memastikan. Untuk mencegah gigitan nyamuk dan tertular demam, biasakan selalu menjaga kebersihan pada diri sendiri ataupun lingkungan, serta menghindari kontak dengan orang yang infeksius.

Navigation