Berita Terbaru


04-10-2018 | Hit : 142

Karena My Heart, Your Heart, yuk Kita Jaga Sama-sama

 undefineddsdsSahabat Sehat pada hari Minggu 30 September 2018, dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia setiap tanggal 29 September, yang  tahun ini bertema “My Heart, Your Heart” , RSUP dr. Kariadi mengadakan Talkshow Kesehatan Jantung yang mengundang pasien-pasien dari RSUP dr. Kariadi maupun masyarakat awam. Dalam acara talkshow yang bertempat di Aula Diklit RSUP dr. Kariadi ini dibahas  secara jelas mengenai berbagai aspek penyakit jantung dari pencegahan sampai pada pola hidup dan konsumsi makanan yang tepat bagi penderita penyakit jantung.

Menghadirkan 4 narasumber, yaitu dokter spesialis jantung, dokter spesialis anak konsultan jantung anak, dan dokter spesialis Gizi. Sesi pertama menghadirkan dr. Yan Herry, Sp. JP (K), FIHA, FasCC, dalam talkshow ini dr. Yan mejelaskan mengenai Penyakit Jantung Koroner, bagaimana penanganan penyakit jantung koroner, serta menampilkan pula pasien-pasien penyakit jantung yang berhasil meningkatkan kualitas hidupnya setelah tindakan pengobatan. Muncul banyak pertanyaan sebagai bentuk respon yang luar biasa dan antusias dari peserta yang ingin mengetahui bagaimana pertolongan pertama saat serangan jantung selama perjalanan menuju ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kemudian dilanjutkan dengan dr. Sodiqur Rifqi, Sp.JP (K), FIHA, FasCC yang menjelaskan mengenai Coronary Artery Bypass Graft (CABG). CABG merupakan metode pembedahan dengan membuat rute baru di sekitar arteri yang menyempit atau tersumbat. Rute baru ini dibutuhkan agar aliran darah tetap lancar sehingga otot jantung tetap mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi. Dalam sesi ini dr. Sodiqur yang juga selaku kepala KSM Jantung dan Pembuluh Darah memberikan tanggapan dari pertanyaan peserta mengenai informasi yang beredar di media internet. Beliau menyatakan kepada peserta yang hadir bahwa sebaiknya berhati-hati pada setiap informasi di internet yang sumbernya tidak jelas, terutama berbagai klinik kesehatan yang menawarkan pengobatan penyumbatan jantung koroner dengan metode pemberian obat melalui suntikan yang bisa menghancurkan plaque atau sumbatan di pembuluh jantung koroner. Hal tersebut adalah tidak benar, sehingga dr Sodiqur menyarankan agar mencari informasi yang bisa dipercaya.  Jika sedang mengakses informasi di dunia maya, bisa mengunjungi website khusus kesehatan milik Kemenkes, RSUP dr. Kariadi, atau rumah sakit lainya, bisa juga website profesi, seperti IDI, yang tentunya memberikan informasi yang lebih terpercaya.

Dr. Agus Priyatno, Sp. A (K), sebagai salah satu pengisi acara dalam talkshow kesehatan jantung pada sesi ketiga, memfokuskan pada Penyakit Jantung Bawaan. Penyakit jantung bawaan ini merupakan kelainan pada struktur dan fungsi sirkulasi jantung yang dibawa dari lahir akibat gangguan dan atau kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase perkembangan janin. Penyebabnya antara lain usia ibu lebih dari 35 tahun, merokok, konsumsi alkohol, menderita hipertensi, obesitas, menderita infeksi virus (Rubela, CMV), mengkonsumsi obat seperti anti konvulsan, anti kanker, dan hormon, terpapar radiasi. Penyebab Penyakit Jantung Bawaan tidak dapat diterangkan langsung sebagai penyebab tetapi dianggap berpotensi sebagai penyebab. Karena itu pencegahan dimulai sejak bayi berada dalam kandungan sang ibu atau bahkan saat merencanakan kehamilan dengan menghindari berbagai faktor resiko.

 Sesi terakhir mengundang dr. Niken Puruhita, M.Med.Sc, SpGK(K) yang menjelaskan mengenai diit pada penyakit Jantung Koroner. Dr. Niken memberikan informasi mengenai kolesterol, pengolahan makanan secara benar dan makanan-makanan yang baik dikonsumsi untuk pasien dengan penyakit jantung koroner. Ada satu pertanyaan dari peserta mengenai takaran konsumsi gula dan garam dalam makanan untuk orang yang menderita penyakit jantung. Pertanyaan yang muncul dari peserta karena takut mengonsumsi makanan tertentu yang sebenarnya masih boleh dikonsumsi dalam batas yang wajar. Dokter Niken menjelaskan bahwa konsumsi gula sebenarnya sudah didapatkan dari karbohidrat yang kita konsumsi, sebaiknya kurangi minuman manis.

Yang berbeda dari talkshow kali ini adalah tersedianya booth-booth konsultasi, pemeriksaan kesehatan sederhana dan informasi di luar area talkshow yang memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk bertanya sebanyak-banyaknya mengenai apa yang mereka keluhkan atau ingini diketahui lebih dalam, baik itu dalam hal penyakit jantung, diit gizi, maupun prosedur dan alur pendaftaran saat memeriksakan diri ke Poli Jantung .  

(Maria Fitriani – Humas RSUP Dr. Kariadi Semarang)

 

Navigation