Artikel Kesehatan


24-09-2018 | Hit : 72

undefinedanemia

Oleh dr. Eko Adhi Pangarsa, Sp.PD-KHOM dari RSUP dr. Kariadi

Semarang (17/09) – Sahabat Sehat, Leukemia merupakan istilah umum untuk kanker darah. Secara garis besar terdapat empat jenis dari Leukemia yang banyak diderita. Yaitu, Leukemia Akut limfoblastik, Leukemia Akut Myeloid, Leukemia Kronik Limfoblastik, dan Leukemia Kronik Myeloid.

Satu kesamaan dari empat jenis Leukemia tersebut adalah demuanya dimulai dari sumsum tulang. Sel di sumsum tulang mengalami perubahan dan menjadi tipe Leukemia yang berbeda. Jenis Leukemia ini sangat penting untuk diketahui, karena setiap pasien mendapat pengobatan sesuai dengan jenis Leukemia yang diderita.

Sebagian besar penyebab dari Leukemia tidak diketahui. Dokter baru dapat mendiagnosis Leukemia bila perubahan di sel darah sudah terjadi, sel-sel Leukemia akan tumbuh lebih cepat daripada sel-sel normal. Yang pada akhirnya sel-sel Leukemia akan menjadi sangat banyak dan menekan sel-sel normal lainnya.

Tanda dan gejala pun bervariasi berdasarkan jenis Leukemia. Beberapa tanda atau gejala Leukemia mirip dengan penyakit lain yang lebih umum dan kurang parah. Sedangkan untuk Leukemia Akut, beberapa gejalanya termasuk kelelahan atau tidak ada energi, sesak napas selama aktivitas fisik, kulit pucat, demam ringan, atau berkeringat di malam hari, lambat penyembuhan luka dan pendarahan berlebih, tanda hitam-biru (memar) tanpa alasan yang jelas, bintik-bintik merah di abwah kulit, sakit pada tulang atau sendi (misalnya lutut, pinggul, atau bahu), jumlah sel darah putih rendah, terutama monosit atau neutrofil.

Orang-orang dengan CLL (Leukemia Limfositik Kronis) atau CML (Leukemia Myeloid Kronis) mungkin tidak memiliki gejala apapun. Beberapa pasien mengetahui bahwa mereka memiliki CLL atau CML setelah tes darah sebagai bagian dari pemeriksaan rutin. Kadang-kadang, seseorang dengan CLL mungkin melihat pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan. Orang tersebut mungkin merasa lelah atau kehabisan napas (dari anemia) atau sering mengalami infeksi jika CLL lebih parah. Dalam kasus ini, tes darah mungkin menunjukkan peningkatan jumlah limfosit.

Tanda dan gejala CML cenderung berkembang perlahan. Orang dengan CML mungkin merasa lelah dan kehabisan napas saat melakukan aktivitas sehari-hari. Mereka juga mungkin memiliki limpa yang membesar, keringat malam, dan penurunan berat badan.

Setiap jenis Leukemia mungkin memiliki gejala atau tanda lain yang mendorong seseorang untuk mejalani pemeriksaan medis.

Pasien dengan Leukemia Akut ( ALL) dan Leukemia Myeloid Akut (AML) perlu memulai pengobatan segera setelah dignosis. Biasanya, mereka memulai perawatan dengan kemoterapi, yang sering diberikan di rumah sakit. Untuk perawatan, pilih dokter yang berspesialisasi dalam mengobati Leukemia dan tahu tentang perawatan yang paling mutakhir. Jenis spesialis ini biasanya disebut hematologist / onkologis. Tim PKRS – RSUP dr. Kariadi

 

Navigation