Berita Terbaru


02-12-2017 | Hit : 124

Silvia dan salah satu anak kembarnya yang dirawat intensif di RSUP dr Kariadi

SEMARANG - Bayi kembar 3 dari Silvia Yulianti (37) lahir di RSUP dr Kariadi pada Rabu 29 November 2017. Ketiganya lahir dengan operasi caesar dengan berat badan dibawah rata-rata.

Saat ditemui di Ruang Kebidanan Kelas I nomor 3, Silvia terlihat masih terbaring di ranjang dengan kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Ia sempat mengalami demam tinggi saat sebelum melahirkan. Namun, ia belum boleh berjalan.

Ditemani ibunya, Sri Suyatmi, Silvia menceritakan proses persalinan yang menggembirakan baginya. Bayi yang lahir pertama perempuan berat badan 1,1 Kg, kedua laki-laki dengan berat badan 1,2 Kg, dan ketiga laki-laki berat badan 1,2. Ketiga bayi memiliki panjang rata-rata 37 cm.

"Pas jam 1 siang kemarin (Rabu 29 November) saya merasa ada cairan yang keluar, dan setelah diperiksa itu air ketuban. Karena kondisi dua bayi melintang, jadi harus operasi. Alhamdulillah, ketiganya selamat dan sekarang dirawat terpisah dari saya," ungkap dokter gigi itu, Kamis 30 November 2017.

Meski sudah lahir, Silvia tetap berharap ketiga anaknya sehat sampai dinyatakan berada di titik aman. Pasalnya, bayi yang dilahirkannya memiliki berat badan minimal, dari berat bayi normal minimal 2500 gram. Ditambah, waktu kelahiran 28 minggu, yang semeskinya minimal bisa dilahirkan diusia 34 minggu.

Meski demikian, ia optimis ketiga anaknya selamat. Sebelumnya, Silvia melahirkan satu anaknya saat masih mengandung bayi kembar 4. Bayi laki-laki yang dilahirkan dalam kondisi prematur dan dalam kondisi meninggal dunia.

Banyak Berdoa

Silvia mengaku banyak berdoa dengan harapan kelak anaknya tumbuh dan besar menjadi anak yang sukses. Ia sempat dijenguk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut memberikan nama pada ketiga anaknya.

Dalam kunjungannya, Ganjar sempat memberi nama Anjar, Anjani, dan Arjuna. Ketiga nama tersebut diakuinya cocok dengan keinginan suaminya, Agus A Mile (40). Nama tersebut rencananya akan ditambahkan dengan nama keluarganya.

"Saya berharap kelak jadi orang yang sukses seperti pak gubernur. Sosok yang ramah dan menjadi tokoh besar," ucap wanita asal Desa Pagedangan RT15/02 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal itu. (Humas)

Navigation