Artikel Kesehatan


18-01-2019 | Hit : 148

Memelihara gula darah pada penderita kencing manis

dr. Amalia Sukmadianti, Sp.GK

KSM Gizi Klinik RSUP Dr. Kariadi Semarang

 

Sekali terkena diabetes, maka sebaiknya kita perlu memperhatikan asupan makan yang masuk ke dalam tubuh kita. Pemilihan makanan yang kurang tepat akan menyebabkan kualitas hidup penderita kencing manis menurun karena mudah terkena infeksi dan komplikasi seperti baal pada ujung jari tangan dan kaki, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, luka di kaki dan kerusakan ginjal.

Ketika kita atau keluarga kita di vonis mengidap kencing manis maka yang terbayang adalah harus mengurangi makanan manis. Pemahaman tersebut benar namun aplikasinya seringkali masih tidak sesuai, sehingga gula darah harian penderita kencing manis masih di luar batas normal.

Makanan manis seperti gula murni, madu, susu kental manis, dan sirup harus dihindari karena akan meningkatkan kadar gula darah. Selain makanan manis makanan yang mengandung karbohidrat juga harus dikurangi seperti nasi, singkong, ketela, jagung. Makanan yang berbahan dasar tepung seperti roti tawar, biskuit, keripik, kerupuk, gorengan adalah makanan yang sering dikonsumsi sebagai pengganti nasi dan berpotensi meningkatkan gula darah.

Kesalahan yang sering dilakukan penderita kencing manis adalah mengganti nasi dengan makanan camilan lain yang berbahan dasar tepung, seperti roti tawar, biskuit asin, gorengan, singkong, ketela. Mengurangi nasi adalah pilihan tepat karena seringnya penderita kencing manis mempunyai berat badan lebih, namun karena terbiasa mengkonsumsi makanan dalam jumlah berlebih maka kondisi tersebut akan menimbulkan rasa lapar. Jika penderita lapar maka dalam pikirannya jangan makan nasi, maka kentang, ketela, singkong, biskuit, gorengan, serta camilan berbahan dasar tepunglah yang dikonsumsi.

 Tips pada kondisi ini adalah mengurangi konsumsi nasi secara bertahap, lalu porsi nasi yang dikurangi perlu di gantikan dengan serat seperti sayur ataupun buah. Sayur dan buah ini akan menyebabkan gula dalam darah tidak meningkat mendadak, selain itu serat juga berguna untuk mengikat kolesterol dari makanan dalam usus besar. Serat juga berfungsi menimbulkan rasa kenyang, sehingga keinginan makan dan ngemil berkurang. Kentang, singkong, jagung bukannya tidak diperbolehkan dikonsumsi, namun jumlahnya harus dibatasi karena sudah mengkonsumsi nasi. Apabila memang menginginkan kentang/singkong/ketela/jagung maka porsi nasi harian kita perlu dikurangi dan konsumsi makanan tersebut juga terbatas.

Kunci memelihara gula darah adalah memilih makanan dengan indeks glikemik rendah serta bijak dalam mengkonsumsi makanan tersebut dalam satu waktu (glycemic load). Sebagai contoh apabila kita mengkonsumsi kentang 100 gram yang mempunyai indeks glikemik 70 lebih rendah dari pada nasi putih 100 gram yaitu 86, namun konsumsinya 2-3 kali porsi normal maka kentang tersebut akan mempunyai glycemic load yang tinggi dan akan meningkatkan gula dalam darah seketika.  Buah-buahan juga mengandung gula buah dan serat yang baik untuk memelihara gula darah, namun apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan menyebabkan angka glycemic load yang tinggi dan berefek merugikan.  Makanan baik belum tentu jika dikonsumsi dalam jumlah banyak punya sifat baik juga, oleh karena itu kita harus bijak dalam memilih jenis dan jumlah makanan untuk memelihara gula darah dan meningkatkan kualitas hidup sebagai penderita kencing manis. Diabetes… siapa takut…!!!

Navigation