Artikel Kesehatan


16-05-2019 | Hit : 146

Mengenal Gigis Pada Gigi Anak

Oleh  drg. Diah Ajeng Purbaningrum, MDSc., Sp.KGA

undefinedgigis

Sahabat sehat, gigi berlubang (karies) merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering terjadi. Tak jarang kita menjumpai anak-anak maupun balita sudah banyak terdapat gigi berlubang, terutama jika si anak malas menjaga kebersihan rongga mulutnya. Gigi berlubang pada anak yang terjadi hampir di semua gigi dan proses terjadi hanya memperlukan waktu yang sangat cepat dan biasanya lubang giginya sudah mencapai pulpa sering disebut dengan karies rampan.

Gigi dapat berlubang tentu saja dipengaruhi oleh berbagai hal. Gigi menjadi berlubang karena adanya aktivitas dari bakteri di dalam rongga mulut dari sisa-sisa makanan yang tertinggal pada gigi jika gigi tidak dibersihkan. Bakteri tersebut akan menempel pada permukaan gigi dan memproduksi asam. Asam tersebutlah yang akan menggerogoti lapisan email gigi yaitu lapisan terluar dari gigi sehingga menghasilkan lubang-lubang kecil yang jika dibiarkan akan menjadi bertambah besar.

Karies rampan biasanya terjadi pada gigi susu anak dan terjadi pada beberapa gigi sekaligus, termasuk gigi yang tidak rentan terhadap karies pun bisa terkena pada kasus karies rampan ini, seperti misalnya gigi depan bawah. Karies rampan ini paling sering terjadi pada anak-anak usia di bawah 5 tahun. Anak yang memiliki karies rampan biasanya mengalami kesulitan dalam pengunyahan karena giginya akan terasa sakit jika digunakan untuk makan, akibatnya anak akan lebih cenderung mengemut makanan yang justru malah dapat memperparah terjadinya karies rampan. Karies rampan ini dapat terjadi karena anak kurang bisa menjaga kebersihan rongga mulutnya, kebiasaan menyusu selama tidur, kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman manis, dan juga kebiasaan mengemut makanan terlalu lama.

Karies rampan dapat dicegah dengan menjaga kebersihan rongga mulut anak yaitu dengan membersihkan gusi, lidah, pipi bagian dalam serta gigi dengan menggunakan kasa basah yang dililitkan pada jari telunjuk ibu setelah memberi makan dan susu pada anak. Jika anak sudah cukup besar, ajarkan anak untuk rajin menyikat gigi dan flossing  tentu saja dengan pantauan dari orang tua. Jangan biarkan anak tertidur sambil minum susu atau minuman manis lainnya. Ajarkan anak untuk mengunyah makanannya bukan untuk diemut terlalu lama di dalam mulut dan biasakan anak untuk menyikat gigi setelah makan makanan manis, paling tidak dapat berkumur dengan air putih. Jangan lupa untuk rutin memeriksakan gigi anak ke dokter gigi anak sejak dini.

Perawatan pada karies rampan dapat dilakukan dengan menghilangkan rasa nyeri pada gigi anak baik dengan obat-obatan lokal ataupun obat oral. Setelah rasa nyeri mulai hilang, gigi dapat dibersihkan untuk membuang semua jaringan gigi yang telah membusuk. Hal ini dilakukan untuk menghentikan perkembangan bakteri dalam gigi dan proses karies pun dapat terhenti. Selain itu, pola makan anak juga harus diperhatikan dengan mengurangi makanan dan minuman yang manis.

 

 

Navigation