Pelatihan, Seminar, Workshop, Lomba


29-06-2016 | Hit : 503

“COMPETENCY BASED TRAINING” TEKNIK KAMAR BEDAH BAGI PERAWAT RSUP Dr. KARIADI SEMARANG TAHUN 2016

Dewasa ini tuntutan pelayanan kesehatan yang  prima merupakan aspek yang harus disikapi positif oleh setiap lapisan penyedia layanan kesehatan .  Tidak hanya dari segi sarana prasarana yang canggih, tetapi kualitas dan kuantitas SDM yang sesuai dengan kompetensinya merupakan sorotan utama.

“Competency Based Training” Teknik kamar Bedah Bagi perawat merupakan pelatihan yang di rancang memenuhi standar kompetensi perawat, dengan bentuk yang aplikatif dan terbaru. Sehingga perawat dapat berkembang dari segi keilmuan dan keterampilan dalam bidang kamar Bedah.

Diharapkan pelatihan ini dapat menjadikan stimulan bagi perawat yang sudah bekerja untuk dapat  meningkatkan  kompetensinya. Bagi perawat yang belum bekerja dapat menjadi modal dalam melaksanakan tugas di tempat bekerja dan mendapatkan peluang kerja seluas-luasnya. Bagi rumah sakit yang pada saat ini sangat membutuhkan tenaga perawat terampil dan siap kerja di kamar bedah, akan mendapat kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan tuntutan masyarakat. Karena pada gilirannya di harapkan para linatih dapat memberikan pelayanan keperawatan kamar bedah yang profesional.

TUJUAN
  1. Tujuan Umum
    Pada akhir pelatihan linatih dapat berperan sebagai Scrub Nurse di Kamar Bedah meliputi pra bedah, intra bedah dan pasca bedah di ruang pulih sadar sesuai standar.
  2. Tujuan Khusus
    • Setelah mengikuti pelatihan, linatih dapat menerapkan asuhan keperawatan pada pasien pra-intra dan pasca operasi di kamar bedaH sesuai standar.
    • Setelah mengikuti pelatihan, linatih dapat menerapkan prinsip-prinsip Patient Safety di kamar bedah sesuai standar.
    • Setelah mengikuti pelatihan, linatih dapat menerapkan prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan Kerja di kamar bedah sesuai standar.
    • Setelah mengikuti pelatihan, linatih dapat menerapkan Manajemen Pengelolaan Kamar Bedah sesuai standar.
    • Setelah mengikuti pelatihan, linatih mampu menjadi perawat instrumentasis tindakan operasi mulai operasi kecil, sedang dan besar sesuai standar.
PESERTA
  1. Kriteria
    • Pendidikan minimal D3 keperawatan, baik lulusan baru maupun yang sudah bekerja.
    • Berminat meningkatkan kompetensinya dalam teknik bedah.
  2. Jumlah Peserta 20 orang.
METODE PELATIHAN

Pelatihan dilakukan dengan metode pembelajaran di kelas berupa ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi dan praktik di Kamar bedah.

Total jam pembelajaran adalah 640 JPL terdiri dari :

  1. Pembelajaran di kelas sebanyak 84 JPL.
  2. Praktik di kamar bedah sebanyak 556 JPL ( kurikulum pelatihan dan jadwal terlampir).

 

Navigation