Berita Terbaru


30-11-2017 | Hit : 29



SEMARANG - Pelaporan keuangan di bidang farmasi dan kesehatan pada rumah sakit memerlukan penanganan yang seragam untuk mempermudah penyampaian laporan. Pelatihan bridging atau jembatan penyeragam output laporan keuangan menjadi penting agar mendekati standar yang sama dalam laporan keuangan.

Fungsional Pranata Komputer Pertama Direktorat Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Yusuf Bakhtiar mengatakan selama ini kendala yang terjadi di lapangana dalah penataan sitem di internal rumah sakit. Hal itu karena pengelolaan sistem keuangan di rumah sakit masing-masing memiliki aplikasi laporan keuangan yang berbeda.



"Bridging semacam jembatan untuk mnjembatani antara satu sistem denga sistem yang lain. Karen sekarang standar laporan keuangan mengunakan aplikasi Kemenkeu (Kementerian Keuangan), sementara tiap rumah sakit memiliki aplikasi sendiri, karena mereka (rumah sakit) bebas mengembangkan aplikasi sesuai kebutuhan," ungkap Yusuf di Hotel Novotel usai mengisi materi manajemen aplikasi keuangan bridging, Rabu 29 November 2017.

Dengan penerapan aplikasi briding pada laporan keuangan, kata Yusuf, diharapkan bisa menyatukan aplikasi keuangan di masing-masing rumah sakit yang berbeda menjadi output yang sama. Dengan demikian, laporan hasil keuangan bisa dikonversi sesuai dengan standar pemerintah di Kemenkeu.

Aplikais tersebut, kata dia, memiliki persoalan yang harus ditata di internal masing-masing rumah sakit terlebih dahulu. Infrastruktur yang mendukung sistem harus memenuhi standar agar perbaikan laporan keuangan bisa optimal.

"Dulu latar belakangnya karena pengelolaan yang beda, akhirnya dipetakan dan disepakati adanya juknis (petunjuk teknis) oleh tujuh rumah sakit besar di Indoensia, agar seragam pengakuannya. Mulai dari transkasi atau kondisi barangnya," imbuh Yusuf.

Yusuf berharap, pada 2018 mendatang semua rumah sakit sudah menggunakan bridging sebagai standar laporan keuangan yang efisien. Pembuat laporan keuangan tidak perlu menginput data selama dua kali dengan data yang lebih akurat. (Humas)

Navigation