Berita Terbaru


17-11-2017 | Hit : 100

Para pembicara dan moderator usai FGD di Untag Semarang. Foto: Vivi Vira Viridianti



SEMARANG - Direktur Umum dan Operasional RSUP dr Kariadi, dr Arif Rahman Sadad SpKF MSi Med SH DHM mengatakan, tata kelola yang baik terhadap sanitasi sebuah  instansi seperti rumah sakit memiliki letak yang penting dalam menjaga lingkungan. Pasalnya, tata kelola tersebut juga berkaitan dengan aspek hukum yang diatur oleh negara.

"Pengelolaan limbah dalam sanitasi memiliki dampak yang besar terhadap lingkungannya. Karena hal itu juga berkaitan terhadap konsekwensi hukum," ucap Arif, Kamis 16 November 2017. Bahasan tersebut sebelumnya juga didiskusikan RSUP dr Kariadi bersama civitas di Universitas 17 Agustus (Untag) belum lama ini.

Arif menambahkan, pengelolaan limbah sering diingatkan oleh negara dalam mengurus izin pendirian rumah sakit. Ia mencontohkan, jika ada pelanggaran terhadap pencemaran lingkungan, maka masyarahat berhak menuntut atas hal tersebut. Oleh sebab itu, kesadaran dalam mengelola lingkungan yang baik harus dimulai sejak awal, dan berlaku menyeluruh di lingkungan rumah sakit.

Selain memiliki regulasi yang ketat, dan memiliki standar, pengelolaan sanitasi juga wajib disosialisasikan kepada seluruh karyawan rumah sakit. Bahkan, pengunjung dan pasien rumah sakit juga perlu diajarkan bagaimana ikut menjaga kesehatan lingkungan dengan mengawalinya pada hal yang sederhana.

"Membuang sampah pada tempatnya misalnya, itu perlu diedukasi untuk melakukan pencegahan pencemaran lingkungan. Kami di RSUP Kariadi juga memiliki tim yang mengedukasi masyarakat sekitar rumah sakit untuk menjaga lingkungannya dengan baik," ujar Arif yang merupakan mahasiswa Program Doktoral Ilmu Hukum (PDIH) Untag tersebut.

Pengelolaan limbah di RSUP dr Kariadi sendiri selama ini melibatkan banyak pihak untuk menjaga mutu dan standar limbah yang dihasilkan, agar bisa dikelola dengan optimal. Salah satunya, melibatkan laboratorium profesional untuk mengecek secara rutin kondisi limbah, serta bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLKH).


Poin penting tersebutlah yang dititik beratkan dalam focuss group discussion (FGD) bertajuk 'Aspek Legal Pengelolaan Lingkungan Rumah Sakit'. Dalam kegiatan, berperan sebagai narasumber yakni Direktur Umum dan Operasional RSUP dr Kariadi, dr Arif Rahman Sadad SpKF MSi Med SH DHM, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Semarang Theodorus Yosep Parera, Dekan Untag Semarang Dr Edy Lisdiyono SH M Hum, Guru Besar Undip Prof DR FX Adjie Samekto SH MH dan dimoderatori oleh Ir Vivi Vira Viridianti M Kes DHM yang merupakan mahasiswi Magister Ilmu Hukum Untag .

Rencananya, kata Arif, dalam waktu dekat RSUP dr Kariadi akan melakukan penanaman pohon sebagai salah satu kegiatan menjaga kelestarian lingkungan. Tanam pohon tersebut masih dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN). (Humas)

Navigation