Berita Terbaru


22-10-2017 | Hit : 66

RSUP Dr.RSUP Dr. Kariadi adakan Simposium dan Gathering Awam "Kita Bisa Mencegah Stroke", Minggu (22 / 10 / 2017).

Kegiatan yang diadakan di Aula Balaikota Semarang tersebut diikuti oleh ratusan ibu - ibu PKK Kota Semarang dan masyarakat awam.

Dr. dr. Retnaningsih Sp.S(K) KIC, Ketua KSM Neurologi di RSUP dr. Kariadi menjelaskan stroke merupakan penyakit vaskuler atau pembuluh darah yang memiliki gejala mendadak.

"Penyakit stroke ini bisa disebabkan karena sumbatan di pembuluh darah atau pecahnya salah satu pembuluh darah di otak." ujar dr. Retna.

dr. Retna pun menjelaskan gejala stroke SEGERA yakni SEnyum akibat otot wajah yang lumpuh, GErakan anggota tubuh yang lumpuh dan biasanya terjadi di 1 sisi, serta bicaRA yang berarti penderita tidak dapat berbicara atau sulit berbicara meskipun mengetahui pembicaraan atau bahkan penderita sudah tak memahami pembicaraan.

Selain itu, masih ada beberapa gejala lain dari stroke seperti tiba - tiba lupa, tiba - tiba vertigo, buta mendadak, atau tersedak secara tiba - tiba.

Dalam kegiatan ini dijelaskan bahwa penyakit stroke merupakan penyakit yang disebabkan karena gaya hidup, sehingga sebenarnya penyakit ini bisa dicegah dengan menjaga pola makan, olahraga yang cukup, serta rajin kontrol kesehatan.

dr. Dodik Tugasworo Pamukarso, Sp.S(K), Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Dr. Kariadi mengatakan bahwa kegiatan simposium awam ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun untuk memperingati World Stroke Day.

"Selain untuk memperingati World Stroke Day, kegiatan ini juga untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan mengenalkan bahwa penderita stroke yang mengalami gejala secara tiba - tiba harus segera dilarikan ke Rumah Sakit." ujar dr. Dodik.

dr. Dodik pun menjelaskan bahwa di RSUP Dr. Kariadi saat ini seluruh Sumber Daya Manusia serta fasilitas yang ada telah mampu mengatasi waktu emas penderita stroke. Selain itu, dr. Dodik pun memperkenalkan bahwa teknologi di RSUP Dr. Kariadi untuk penderita stroke sangat lengkap.

Sementara itu, istri Walikota Semarang, Krisseptiana, S.H., M.M. mengatakan kegiatan simposium awam ini sangat bermanfaat khususnya bagi ibu - ibu PKK Kota Semarang.

"Kegiatan ini sangat baik untuk mengedukasi ibu - ibu PKK khususnya supaya dapat mengontrol menu makanan di rumah, selain itu juga dengan kegiatan ini, ibu - ibu PKK bisa mengajak keluarga untuk rajin berolahraga serta berperilaku hidup sehat." tutur wanita yang akrab dipanggil Tia Hendi ini.

Navigation