Berita Terbaru


18-04-2018 | Hit : 46

RSUP Dr. KARIADI PEDULI KANKER ANAK

(Artikel ini disampaikan oleh Dr.Bambang Sudarmanto, SpAK, MARS dari RSUP Dr. Kariadi)

 

Semarang (18/04) – Anemia dan trombositopenia merupakan salah satu dari tanda adanya penyakit darah. Penyakit darah yang dimaksud diantaranya adalah adanya kanker darah (keganasan hematologi) yang paling sering ditemukan adalah LEUKIMIA.

Langkah yang harus dilakukan adalah melakukan pemeriksaan darah lengkap dan beberapa pemeriksaan penunjang untuk lebih menjelaskan dan membuktikan adanya kelainan kanker darah yaitu pemeriksaan sumsum tulang, imunophenotiping/flowsitometri. Dengan pemeriksaan ini bisa ditentukan adanya jenis leukemia.

Disamping penyakit kanker darah/leukimia pada anak sering ditemukan juga Tumor Padat (SOLID TUMOR) diantaranya adalah retinoblastoma ( kanker pada mata),  Nefroblastoma ( Wilm’s Tumor = kanker ginjal),  Neurobalstoma ( Kanker sel saraf) , Kanker getah bening ( Limfoma maligna Hodgkin’s dan Non Hodgkin’s), kanker tulang (Osteosarkoma dan Ewing’s Tumor), Tumor Otak ( medulablastoma dll) dan masih banyak lagi.

Yang perlu diketahui disamping penentuan jenis penyakit Leukemia adalah deteksi dini adanya kanker dan kewaspadaan terhadap gejala dan tanda-tanda awal adanya kanker pada anak. Kewaspadaan dini  ini sangat penting agar orang tua datang berobat ke dokter tidak dalam keadaan stadium lanjut.  Penyembuhan kanker akan lebih baik ketika masih stadium awal.

Pencegahan penyakit sudah terbukti  sudah terbukti secara ilmiah sangat bermanfaat dari berbagai aspek bila dibanding dengan pengobatan. Hindarilah memberikan makanan yang mengandung bahan pengawet, bahan pewarna dari bahan lain yang tidak lazim untuk dikonsumsi pada anak karena terbukti bahwa bahan makanan yang mengandung zat karsinogen tersebut menjadi bilang keladi terjadi kanker pada umumnya.  Disamping konsumsi makanan yang di goreng krispi (pada temperatur tinggi tertentu) yang merubah menjadi bersifat karsinogenik. Berilah makanan pada anak degan nilai gizi seimbang, banyak mengandung sayuran dan buah-buahan berwarna segar. Kenali gejala-gejala awal adanya pucat, nafsu makan yang berkurang, aktifitas anak yang menurun , bintik merah pada mata anak (retinoblasma), adanya perdarahan pada kulit (bintik merah), lebam, kebiruan/ungu) mimsian, konjungtiva mata berdarah (bagian putih amta), gusi berdarah.

Modalitas pengobatan kanker pada anak saat ini sama seperti pada kanker dewasa yang lain diantaranya adalah, kemoterapi yaitu pengobatan dengan obat-obat sitostika untuk membunuh sel kanker. Pembedahan atau biopsi untuk menentukan jenis/morpologi dari kanker secara patologi anatomi (PA). Radioterapi dengan berbagai metodologi yang dilakukan saat ini.

Perkembangan ilmu dan teknologi yang sudah dilakukan untuk pengobatan kanker pada anak adalah CANGKOK SUMSUM TULANG (CST= Bone Marrow Transplant), teknologi ini sudah banyak dilakukan di negara maju dan di Indonesia di pelopori oleh RSUP Dr. Kariadi dengan keberhasilan melakukan cangkok sumsum tulang apda penderita leukimia. Saat ini dalam proses perbaikan metodologi untuk mencari solusi agar terjangkau dari aspek sosial ekonomi.

RSUP Dr. Kariadi sebagai rumah sakit rujukan nasional sudah menentukan yang menjadi pelayanan unggulan  adalah KANKER dan Penyakit Jantung disamping unggulan lain yang masih perlu dikembangkan di tahun mendatang. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, bermutu dan menjamin keselamatan pasien di rumah sakit, maka dikembangkan Pelayanan Kanker Terpadu di RSUP Dr. Kariadi dengan pendekatan multidisiplin dengan harapan bahwa kualitas hidup pasien kanker menjadi lebih baik selama dalam pengobatan dan setelah selesai menjalankan pengobatan. Tenu diikuti dengan pelayanan paska perawatan melalu HOME CARE.

Disamping aspek preventif, promotif, kuratif serta rehabilitatif, maka RSUP Dr. Kariadi dikembang pelayanan PALIATIF sekali lagi bahwa tujuan ini adalah agar kualitas hidup pasien dengan kanker menjadi lebih baik.

Pusat pelayanan kanker terpadu di RSUP Dr.Kariadi akan disiapkan dalam bentuk pelayanan multidisiplin dengan gedung baru 5 lantai dengan pelayanan rawat jalan, diagnostik dan terapi serta rawat inap. Pendekatan sistem multidisiplin meliputi dokter spesialis kanker (anak,bedah, onkologi medik, THT, kandungan, mata), dokter spesialis lain yang terkait, rehabilitasi medik; gizi anak dan gizi klinik , farmasi klinik, patologi klinik dan antoik serta mikrobiologik, disamping psikologi anak.

(Nizaar Ferdian- PKRS RSUP Dr.Kariadi)

Navigation