Berita Terbaru


10-10-2017 | Hit : 9

RSUP  Dr. Kariadi Peringati  Hari Kesehatan Jiwa 2017  

Semarang--RSUP Dr. Kariadi memperingati  Hari Kesehatan Jiwa tahun 2017 dengan acara talkshow di area CFD Semarang (08/10/2017) .

Tema tahun ini adalah Mental Health in World Place (Kesehatan Jiwa Di Tempat Kerja). Stress kerja adalah suatu kondisi ketegangan yang menciptakan ketidakseimbangan fisik dan psikis, yang mempengaruhi emosi, proses pikir, dan kondisi seorang karyawan.

Stress kerja merupakan perasaan yang menekan atau merasa tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan. " Stress kerja ini tampak dari gejala antara lain emosi tidak stabil, perasaan tidak tenang, suka menyendiri, gugup, tekanan darah meningkat, dan mengalami gangguan pencernaan." ucap Dr. Soesmeyka Savitri, Sp.KJ

 “ Stress terbagi menjadi 2, stress yang positif dan stress yang negatif,” kata dr. Soesmeyka.

  1. Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stress yang bersifat sehat, positif, dan konstruktif (bersifat membangun). Hal tersebut termasuk kesejahteraan individu dan juga organisasi yang diasosiasikan dengan pertumbuhan, fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi
  2. Distress, yaitu hasil respon yang bersifat tidak sehat, negatif, destruktif (bersifat merusak). Hal tersebut termasuk konsekuensi individu dan juga organisasi, seperti penyakit kardiovaskular dan tingkat ketidakhadiran yang tinggi, yang diasosiasikan dengan keadaan sakit, penurunan, kematian.

Sahabat sehat, untuk menghindari stress, maka dapat dilakukan beberapa langkah, antara lain:

  1. Mengenali gejala, (seperti cemas, mudah lelah, kehilangan konsentrasi, serta sulit tidur, bisa jadi semua itu ada kaitannya dengan kondisi kejiwaan kita).
  2. Cari teman untuk curhat (datangilah keluarga, sahabat, atau kolegaterdekat yang bisa kita percaya sebagai tepat curhat)
  3. Atur pola hidup. Untuk menghindari stress di tempat kerja, jaga selalu pola hidupagar tetap seimbang. Misalnya melalui makanan, lebih memperhatikan kandungan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Dengan sumber energ yang cukup, serta diimbangi olahraga rutin, tubuh pasti jadi lebih fit, konsentrasipun terjaga, sehingga kita dapat menekan resiko stress. Selain itu bisa juga dengan waktu istirahat. Kebiasaan tidur larut malam atau kurangnya istirahat dapat menurunkan daya ingat serta mengganggu suasana hati kita.
  4. Biasakan melakukan pelimpahan/pembagian kerja. Melakukan pembagian kerja /pelimpahan tugas sama sekali bukan menandakan bahwa kita tidak mampu. Justru disamping meringankan beban, manfaat yang tidak kalah penting dari tindakan ini adalah memberi kesempatan bagi pegawai lain untuk berkembang, serta melatih kemampuan memimpin kita
  5. Biasakanlah berkomunikasi kepada atasan. Tekanan pekerjaan yang melampaui batas kemampuan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Jika tugas yang diberikan dirasa mulai memberatkan serta mengorbankan kualitas pekerjaan atau kehidupan kita, cobalah untuk bicara kepada atasan.
  6. Adaptasi diri merupakan kekuatan melawan stress. Selalu belajar daya adaptasi baru dan ini berlangsung seumur hidup
  7. Cari pekerjaan lain jika upaya untuk menjaga kesehatan jiwa tidak didukung oleh perusahaan, misal atasan tidak mau tahu dengan kondisi pekerjaan kita yang sudah berlebihan, sekalipun sudah dikomunikasikan dengan baik. Maka mau tak mau solusi terbaik adalah mencari tempat kerja yang baru.

Selamat memperingati Hari Kesehatan Jiwa.

Navigation