Berita Terbaru


28-05-2015 | Hit : 583


Minggu, 24 Mei 2015 petugas RSUP Dr. Kariadi melakukan edukasi pada pengunjung car free day semarang tentang cuci tangan yang benar. Bertepatan di bulan cuci tangan sedunia ini, masyarakat diajak untuk melakukan cuci tangan dengan langkah-langkah yang tepat. Masyarakat belum sepenuhnya menyadari bahwa dengan melakukan cuci tangan membawa banyak manfaat untuk kesehatan, karena sebagian besar penyakit ditularkan melalui sentuhan tangan seperti diare, influensa, tifus, dan berbagai penyakit lainnya.
 
Pengunjung antusias memperagakan gerakan cuci tangan 6 langkah yang dipadukan dalam sebuah tarian. Selain sehat, cara ini sangat menyenangkan untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencucitangan.
 
Selama ini kegiatan cuci tangan sering dianggap sepele, cara melakukannyapun dengan seadanya atau sembarangan sehingga ketika tangan selesai dicuci, masih banyak kuman yang menempel di sela-sela jari dan lipatan-lipatan kulit tangan. Oleh karena itu pengenalan 6 langkah cuci tangan ini sangat penting, agar masyarakat semakin peduli dengan kebersihan tangannya.
 
Pengunjung stan RSUP Dr. Kariadi sebagian besar belum mengerti bagaimana cara melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar, sehingga membutuhkan latihan beberapa kali agar tangan tercuci secara sempurna. 
selain mendapatkan edukasi cuci tangan yang benar, pengunjung stan RSUP Dr. Kariadi berkesempatan berkonsultasi gratis dengan tenaga profesional kesehatan. 

Selain menggunakan air dan sabun, cuci tangan dapat dilakukan dengan cairan antiseptik berbasis alkohol.  Mencuci tangan dalam prakteknya tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 20 hingga 30 detik jika menggunakan cairan antiseptik, dan 40 hingga 60 detik jika menggunakan air dan sabun.
 
Dengan menjaga kebersihan tangan, maka akan memperkecil kemungkinan bibit penyakit hinggap di tubuh kita, apalagi jika seseorang dalam berada di sekitar lingkungan orang sakit, seperti rumah sakit, mencuci tangan menjadi sebuah keharusan, bahkan WHO menetapkan lima keadaan dimana seseorang harus segera mencuci tangan, yaitu : 
1. Sebelum kontak dengan pasien
2. Sebelum tindakan aseptik
3. Setelah terkena cairan tubuh pasien
4. Setelah kontak dengan pasien
5. setelah kontak dengan lingkungan pasien

Hal ini bertujuan agar tenaga medis yang setiap harinya melakukan kontak langsung dengan pasien memperkecil kemungkinan untuk tertular penyakit. Begitu juga dengan masyarakat yang sering beranggapan bahwa lingkungannya sudah bersih, menjadi lebih waspada dengan kemungkinan terserang maupun tertular dari berbagai penyakit. karena tempat-tempat yang kelihatannya bersih seringkali terkontaminasi berbagai kuman penyakit.
 
Uang yang kelihatan bersih menjadi benda yang sering dipegang orang, berpindah tangan dari satu orang ke orang lain. Tombol lift di berbagai mal juga sebetulnya sarang berbagai kuman. Lihatlah berapa banyak jari-jari yang memencetnya. Pembuatan SIM pasti menempelkan jari untuk diambil sidik jarinya, setiap hari ratusan orang menempelkan jarinya. Hal mudah untuk membersihkan kuman - kuman tersebut adalah dengan mencuci tangan secara benar.
 
Untuk itu meski melakukan hal sederhana dan dianggap sepele menjaga kesehatan tetaplah lebih menguntungkan, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati.
 

Navigation