Berita Terbaru


24-11-2012 | Hit : 2457

 

CONTINUING MEDICAL EDUCATION (CME)

PENATALAKSANNAN EPILEPSI TERKINI 

 

 

A.    PENDAHULUAN

Meski dengan pengobatan modern, 30-40% penderita epilepsi akan bandel terhadap pengobatan. Kondisi ini akan menurunkan fungsi kognisi dan psiko-sosial yang akan memperburuk kualitas hidup dan meningkatakan mortalitas. Di Indonesia dengan prevalensi 0.5-0.6%, diperkirakan ada 1,5 juta orang dengan epilepsi, 500 ribu akan bandel terhadap pengobatan dan 250 ribu diantaranya membutuhkan tindakan bedah epilepsi.

 

Satu dekade telah lewat saat pertama kali bedah epilepsi di kerjakan di Semarang pada Juli 1999, semakin hari semakin meningkat dan dalam tiga tahun terakhir mencapai 40-50 kasus pertahun. Sayangnya semua tindakan tersebut baru dikerjakan di FK UNDIP-RS Dr Kariadi Semarang. Padahal ada banyak pusat pelayanan kesehatan/Rumahsakit yang memiliki fasilitas diagnostik untuk epilepsi.

 

Masih dirasakan adanya ‘diagnostic for surgical gap' antara jumlah pasien dengan epilepsi yang membutuhkan pembedahan dengan jumlah pembedahan yang di kerjakan. Kondisi ini mengindikasikan lebih disebarluaskannya seleksi kasus dan dianostik kasus yang baik dengan pembedahan.

 

Dengan terbentuknya satelit-satelit diagnostic epilepsi diluar Semarang yang mumpuni, akan meningkatkan pelayanan terhadap pasien dengan epilepsi yang bandel obat; setidaknya untuk kasus epilepsi lobustemporalis yang sederhana,.

 

B.     TUJUAN

Tujuan dari simposium ini adalah : Membahas segala hal yang terkait dengan diagnosa dan pengelolaan pasien epilepsi

 

C.    BENTUK , WAKTU DAN TEMPAT.

Simposium dilakukan pada :

Hari, Tanggal    : Senin, 26 November  2012

Jam                      : 08.00 - 12.40 WIB

Bertempat         : Aula RSUP Dr Kariadi Semarang.

 

D.    PESERTA

Peserta yang diharapkan hadir dalam simposium ini adalah Direktur Rumah Sakit, Dokter Spesialis Saraf, Dokter Bedah saraf, Dokter umum, perawat khusus epilepsi di  rumah sakit se Jawa Tengah, terutama Semarang dan sekitarnya sebanyak kurang lebih 150 orang, dan undangan akan diberikan secara gratis, dengan sertifikat akreditasi IDI.

 

E.  PEMBICARA 

 

Sesi I Moderator : Dr. Aris Catur Bintoro, SpS

 

No

Jam

Materi

Pembicara

08.00 -09.00

Daftar ulang Peserta

 

09.00 - 9.30

Pembukaan Oleh Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang

1.

09.30 - 09.55

Tatalaksana Epilepsy pada Dewasa

Dr. Endang K, SpS(K), Msi Med.

2.

09.55 - 10.20

Tatalaksana Epilepsy pada Anak

Dr. Alifiani Hikmah Putranti, SpA (K)

3.

10.20 - 10.45

Kualitas Hidup Penderita Epilepsy

Dr. Irawati Asmarahadi, SpS

4.

10.45 - 11.10

Semiology pada Epilepsy

Dr. M Thohar Arifin, PhD.

 

11.10 - 11.35

Diskusi

Sesi II Moderator : Prof dr. Amin Husni, PAK (K), SpS (K), MS

5.

11.35 - 12.00

Terapi Pembedahan pada epilepsy

Prof. Dr. Zainal M. PhD, SpBS

6.

12.00 - 12.25

Tatalaksana epilepsy pada Negara berkembang

Prof. Dr. Zainal M. PhD, SpBS

7.

12.25 - 12.50

Hukum dan Etika Kedokteran dalam Penatalaksanaan Epilepsi

Dr. Soetedjo, SpS(K)

 

12.50 - 12.15

Diskusi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

Karena keterbatasan tempat maka diprioritaskan bagi yang memberikan konfirmasi ulang setelah menerima undangan.

Konfirmasi dapat dilakukan melalui :

1.      Mengirimkan email kepada alamat : neurosurgery_smg@ymail.com

2.      Faks RSUP Dr Kariadi no 024 845 2422

SMS no 08562731894 dengan menyebutkan data peserta dan pengirimnya    

Navigation