Berita Terbaru


22-05-2019 | Hit : 77

Acara temu limiah menghadapi emerging disease Monkeypox Virus dilakukaN di Aula Diklit RSUP Dr. Kariadi pukul 10.30 sampai dengan 11.30 WIB dengan dihadiri 164 peserta.

Acara diawali dengan sambutan dr. Najatullah, Sp.BP-RE(K), MARS selaku ketua Komite PPI kemudian acara dibuka oleh Direktur Utama RSU Dr. KAraidi Semarang dalam hal ini diwakili oleh dr. Agus Oerip Purwoko, Sp.OG(K) selaku Direktur Medik dan Keperawatan. Acara dilanjutkan pemaparan materi Monkeypox Virus oleh dr. Hapsari, Sp.A(K).

Monkeypox merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox (MPX), ditularkan oleh virus dari hewan (seperti monyet, dan hewan pengerat-rodent) ke manuasia melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuuh atau lesi kulit hewan yang terinfeksi dan mengkonsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi (bush meat). Virus monkeypox dapat ditularkan ke manusia ketika ada kontak langsung dengan hewan terinfeksi (gigitan atau cakaran), pasien terkonfirmasi monkeypox, bahan yang terkontaminasi monkeypox, bahan yang terkontaminasi virus (termasuk pengolahan bahan bahan daging binatang liar). Masuknya virus ini melalui kulit yang rusak, saluran pernafasan atau saluran lender (mata, hidung atau mulut). Monkeypox virus ditemukan pertamakali pada tahun 1958 di Denmark ketika ada dua kasus seperti cacar muncul pada koloni kerea yang dipelihara untuk penelitian, sehingga cacar ini dinamakan Monkeypox. Kasus manusia pertama dari monkeypox dicatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo selama periode upaya intensif untuk menghilangkan cacar. Sejak itu monkeypox telah dilaporkan pada manusia di negara-negara Afrika tengah dan barat lainnya.

Setelah menikuti kegiatan temu ilmiah dalam meghadapi emerging disease monkeypox virus, peserta mampu melaksanakan edukasi dalam area pelayanan serta dapat melakukan pelayanan sesuai transmisi penyakit sesuai kewaspadaan isolasi.

 

Navigation