Artikel Kesehatan


28-01-2019 | Hit : 170

YUK TERAPKAN KONSEP “ISI PIRINGKU”

undefinedisi piring

Semarang (25/01/2019) – Sahabat sehat, perbaikan gizi, khususnya penurunan stunting menjadi salahs atu agenda prioritas pembangunan kesehatan. Perbaikan gizi dilaukan melalui melalui pendekatan continum of care dengan fokus pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu mulai dari masa kehamilan sampai dengan anak berusia 2 tahun. Mengapa 1000 HPK? Karena rentang masa itu merupakan periode sensitif  yang menentukan kualitas hidup anak di amsaa yang akan datang.

Berbagai jurnal menyebutkan, kerugian materi dan imateri dari masalah gizi luar biasa besar. Masalah gizi menyebabkan rendahnya status kesehatan dan gizi sehingga berpengaruh terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM), pencapaian pendidikan rendahm dan daya saing bangsa.

Dulu, kita tahu konsep 4 sehat 5 sempurna, tetapi dengan perkembangan ilmu kesehatan, kita sudah bealih pda konsep gizi seimbang.

Indonesia memliki banyak makanan lokal. Sumber makanan tersebut apabila dikonsumsi akan mencukupi kebutuhan gizi seimbang. Sesuai dengan piramida makanan, untuk memenuhi gizi seimbang dapat berasal dari makanan sumber karbohidrat, protein, dan vitamin.

Sehat berawal dari piring makanku itulh slogan yang sedang digiatkan oleh kementerian Kesehatan RI. Isi Piringku merupakan gerakan makan makanan yang sehat dengan gizi seimbang dan Konsep ‘ isi Piringku” dimaksudkan sebagai pengganti slogan “4 sehat 5 sempurna” di masa lalu. Dan konsep ini sebaiknya diterpkan pada anak usia 6 sam[pai 24 bulan, anak usia 2 sam[pai 5 tahun dan diatas 5 tahun sampai dewasa.

Saat ini tidak sedikit dari kita yang berpikir makan sayur atau buah saja itu sudah baik. Atau hanya makan nasi dan lauk pauk saja kebutuhan gizi kita sudah tercukupi. Sayur dan buah punya komponen yang berbeda yang harus dilengkapi satu nama lain. Jadi, tidak bisa saling menggantikan. Yang bisa saling menggantikan adalah lauk hewani dengan nabati, karena kandungan gizinya sama.

Adapun konsep “isi piringku’ adalah makanan kita harus mengandung 4 komponen atau 4 aneka ragam bahan makanan yaitu laui, sayurm buah dan makanan pokok. Serta harus mdiingat pula bahwa beda usia beda pula kebutuhan gizinya.hadi saat 1 kali makan komponen ini harus terpenuhi karena terkadang kita suka lupa memberikan sayur dan buah. Indikator dalam penentuan status gizi seseorang yaitu antara aktifitas fisik dan pemantauan berat badan.

 

Navigation