Rujukan Nasional



Pengantar

Transplantasi ginjal atau cangkok ginjal merupakan suatu prosedur untuk memindahkan ginjal orang yang sehat kepada pasien dengan gangguan ginjal yang berat atau sama sekali tidak berfungsi.

Fungsi utama dari ginjal adalah untuk menyaring produk akhir/buangan dari darah dan mengubahnya menjadi urin. Apabila ginjal kehilangan fungsinya, produk akhir/buangan ini dapat menumpuk dan mengakibatkan suatu kondisi yang mengancam jiwa.
Hilangnya fungsi ginjal ini disebut juga sebagai Penyakit Ginjal Kronik (PGK) atau gagal ginjal, penyakit ini merupakan alasan perlunya dilakukan cangkok ginjal.

Sebenarnya penggantian fungsi ginjal dapat dilakukan melalui prosedur cuci darah atau yang disebut juga hemodialisis. Namun dikarenakan efeknya yang tidak nyaman dan memakan waktu, saat ini cangkok ginjal dapat dipertimbangkan sebagai terapi PGK apabila memungkinkan.

Siapa saja yang dapat menjalani cangkok ginjal?
Kebanyakan pasien yang membutuhkan cangkok ginjal dapat menjalani prosedur tanpa tergantung dari umur, namun

beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :

  • Keadaan pasien harus dalam kondisi yang baik, dikarenakan untuk mempersiapkan efek samping dari operasi
  • Cangkok ginjal mempunyai angka keberhasilan yang cukup baik
  • Setelah menjalani cangkok ginjal, pasien disarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan imunosupresan (penekan sistem imun) dan kontrol berkala
  • Beberapa kontraindikasi yang harus dihindari untuk mencapai keberhasilan cangkok ginjal antara lain : infeksi, penyakit jantung berat, kanker, dan AIDS.
  • Diperkirakan satu dari tiga pasien PGK layak untuk menjalani cangkok ginjal.

Beberapa penyakit dan masalah kesehatan yang berhubungan dengan penyakit ginjal antara lain adalah sebagai berikut : 

Navigation